Waspadalah! Menurut Riset, Laki-laki Berpakaian Begini Lebih Sering Selingkuh

BANDUNG INSPIRA,- Seringkali orang sulit untuk mengenali pasangan yang selingkuh. Sebelum hubungan hancur karena orang ketiga, biasanya terdapat tanda-tanda perubahan sikap dan perilaku dari pasangan.

Menurut penelitian terbaru, tidak perlu lagi untuk memeriksa ponselnya untuk tahu dengan siapa dia berhubungan. Ada cara yang jauh lebih mudah, yakni dengan melihat gaya dia berpakaian.

Melansir New York Post, laki-laki yang mengenakan pakaian mewah dengan logo besar yang disulam di atasnya cenderung tidak dapat dipercaya.

Laki-laki yang memakai kaos dengan lambang merek yang lebih besar, kata peneiliti, dinilai lebih tinggi keinginannya untuk punya banyak keturunan, tapi lebih rendah pada investasi untuk mengurus, dan memiliki minat lebih tinggi untuk terlibat dalam hubungan seksual singkat.

Laki-laki jenis ini cenderung kurang tertarik untuk menjalani hubungan romantis jangka panjang dan berkomitmen. Mereka juga tidak tertarik pada perempuan yang menginginkan hubungan jangka panjang dibandingkan dengan pria yang memiliki kemeja dengan logo lebih kecil.

Ilustrasi cowok setia yang keberadaannya mulai jarang ditemui.

Tujuan lain dari penelitian yang dipimpin oleh psikolog evolusi Daniel Kruger, Ph.D. adalah untuk menentukan apakah pria yang mengenakan pakaian mencolok lebih menarik bagi perempuan, atau apakah perempuan mungkin lebih tertarik pada pria yang kaya dan dapat memberi mereka tunjangan ekonomi yang stabil.


Baca juga: Manfaatkan Pandemi dengan Membangun Keluarga Solid


Studi ini difokuskan pada merek Ralph Lauren dan kaos polo terkenal dengan logo kuda mini ikonik dan kaos yang berisi versi logo yang lebih besar.

Tim peneliti meminta sekelompok pria untuk melihat jenis polo apa yang mereka kenakan saat menghadiri pesta dan acara sosial lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa pria lebih memilih kemeja bermerek logo yang lebih kecil untuk acara pesta dan wawancara kerja dan acara formal.

Perempuan yang mengikuti penelitian tampak tidak terkejut dengan hasil yang keluar.

“Alih-alih menjadi sinyal yang dapat diandalkan, pameran barang mewah terkadang mewakili investasi dalam ketertarikan pasangan, yang mengorbankan investasi masa depan pada keturunan,” kata Kruger. (SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password