Uang Milik Nasabah 128 Juta Raib Begitu Saja, Bank Mandiri Kok ‘Cuci Tangan’

Foto : Ilustrasi

JAKARTA INSPIRA,- Seorang nasabah warga Jakarta bernama Asrizal Azka diduga kehilangan uangnya sebesar Rp128 juta, yang disimpannya di Bank Mandiri pada tanggal 6 Februari 2021. Ia pun lantas menceritakan kejadian yang menimpanya itu melalui Twitter dan Facebook miliknya.

“Saya korban dari kasusnya hilang uang di rekening Mandiri senilai Rp128.500.000. Tanggal 6 Februari 2021 saya ke ATM di Blok M Square, rencana mau tarik tunai Rp1 juta, ternyata saldo nggak cukup. Setelah cek saldo, (isinya) ludes. Isinya hanya ada saldo minimum,” ujar Asrizal.

Setelah menyadari uangnya hilang begitu saja, Asrizal pun segera melapor kepada Customer Service. Namun setelah diminta menunggu selama 11 hari, pihak bank pun mengirim surat tanggapan yang menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengganti uang tersebut karena transaksinya dianggap sah.

Baca juga: Sempat Dinyatakan Punah, Pemburu Hiu Temukan Ikan Bersirip Delapan

“Tindak lanjut CS Mandiri membuat laporan, kemudian mengganti kartu ATM saya dengan yang baru dengan alasan ada uang masuk Rp5 juta dan saya di suruh menunggu 11 hari kerja. Setelah 11 hari kerja, ternyata mereka bilang nggak bisa ganti uang saya yang hilang karena ini transaksi sah,” sambung Asrizal.

Mendapat kabar tersebut, Asrizal pun kembali melapor ke beberapa pihak seperti kepolisian, Bank Indonesia, OJK, LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), dan Ombudsman. Namun belum ada kejelasan lebih lanjut soal laporan yang sudah dibuatnya.

“Saya coba kuatkan hati pada saat dengar penyataan Mandiri. Tapi, saya nggak menyerah begitu saja. Saya lapor polisi, BI, OJK, LPS, Ombudsman, namun hasilnya nihil,” tutur Asrizal.

Dalam surat tanggapan dari pihak bank yang dibagikan Asrizal di akun Facebook, menyebutkan ada transaksi yang terjadi pada tanggal 5 Februari 2021. Padahal, pada saat transaksi itu kartu ATM Asrizal ada dalam dompet miliknya.

Baca juga: Polri Selidiki Lebih Dalam Soal Bocornya Data WNI di BPJS Kesehatan

Namun, pihak bank menegaskan dalam suratnya transaksi itu terjadi melalui kartu debit dan PIN yang sesuai dengan milik Asrizal.

“Transaksi yang disanggah terjadi di ATM di mana proses verifikasi transaksi dilakukan menggunakan kartu Mandiri dengan debit yang benar, PIN yang valid dan hanya diketahui oleh nasabah saja,” bunyi surat tanggapan yang dikirim ke Asrizal pada 8 April 2021. (MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password