Sepatu Runcing, Tren yang Menyiksa Kaki Orang Kaya di Abad Pertengahan

SAINS INSPIRA,- Menjadi orang modis biasanya membutuhkan biaya. Namun, apa jadinya jika biaya yang harus dibayar adalah dengan menderita? Persis yang dialami orang-orang trendi kaya yang hidup di akhir Abad Pertengahan.

Para arkeolog belum lama ini dibuat tercengang usai meneliti 177 kerangka dari kuburan yang berada di sekitar Kota Cambridge. Dalam penelitian yang terbit di International Journal of Paleopathology, arkeolog menemukan model sepatu runcing orang kaya di Inggris pada abad ke-14 lalu yang justru malah menyiksa di kaki.

Pemakai sepatu runcing sering kali mengidap bunion (hallux valgus), sejenis kelainan pada sendi jempol kaki yang menyebabkan adanya benjolan.

Meski ada banyak faktor yang menyebabkan bunion, kondisi ini jauh lebih jarang terjadi pada abad ke-13 dan sebelumnya, ketika tren sepatu runcing, yang pada masanya disebut poulaine, belum diperkenalkan sebagai fesyen.

“Kami menyelidiki perubahan yang terjadi antara periode abad pertengahan puncak dan akhir, dan menyadari bahwa peningkatan hallux valgus dari waktu ke waktu terjadi pasca adanya tren alas kaki ini,” ujar Piers Mitchell, salah satu peneliti yang terlibat, dilansir dari Live Science, Rabu (30/6).

Seiring bertambahnya usia para korban tren sepatu ini, mereka juga mengalami cedera lain. Bunion dapat menyebabkan masalah keseimbangan, bahkan studi menunjukkan bahwa pengidap bunion yang lebih tua sering kali mengalami patah tulang pada tungkai atas mereka, diduga akibat jatuh yang cukup serius.

Kerangka kaki yang digali menunjukkan kelainan struktur tulang yang dikenal sebagai hallux valgus.

Masih dari studi yang sama, sepatu-sepatu ini diduga dijual dengan harga yang fantastis sehingga hanya mampu dipinang oleh kelompok orang kaya yang begitu mengikuti hype fesyen yang ada.

Maka tidak heran, mereka yang pada masa tersebut tidak memiliki cukup uang untuk membeli sepatu ini, justru memiliki struktur kaki yang jauh lebih sehat dan tidak terkena penyakit bunion.

Penemuan para arkeolog mengenai model sepatu orang kaya abad ke-14 dan abad ke-15 ini secara tidak langsung mengungkap kebiasaan warga Inggris yang cenderung mengikuti tren fesyen yang populer di masa tersebut.

Bahkan jika harus mengorbankan kaki mereka. (SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password