Sudut Gang Kota Bandung Dibalut Kaligrafi, Visual Kreatifitas Tanpa Batas

Foto: Bobi / Dok. beritainspira.com

BANDUNG INSPIRA,- Warga Gang Raden Jibja RW 02, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, memperkenalkan konsep Kampung Wisata Budaya Kaligrafi sebagai misi untuk membangun ekonomi mandiri.

Para warga kompak mengubah sudut di Kota Bandung ini untuk dikenalkan kepada masyarakat luas, kalau RW mereka bisa menjadi salah satu objek wisata di Kota Bandung, yang mampu menarik minat pengunjung dari berbagai wilayah.

Berawal dari program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang menerapkan program KB di RW 02 Cicaheum sebagai lokasi Bina Wilayah, Ketua RW 02 Acep Arman pun berinisiatif untuk menerapkan suatu program yang dapat mempererat tali silaturahim antarwarga dan mengembangkan ekonomi mandiri.

Baca juga: Disdik Jabar Siapkan Pekan Pengambilan Ijazah

Diinisiasi oleh Ketua RW 02 yang baru, Acep Arman (41) pada satu bulan terakhir para warga membuat mural kaligrafi di dinding-dinding tembok rumah warga.

Alhasil, mural kaligrafi yang memiliki nilai keindahan mengubah wajah pemukiman padat penduduk yang dianggap kumuh menjadi lebih tertata dan enak dipandang.

Ketika ditemui, Acep mengatakan ide tentang mural kaligrafi muncul saat akan mengikuti perlombaan yang diselenggarakan oleh instansi pemerintahan. Hanya berbekal dari kondisi lingkungan yang kental dengan kegiatan keagamaan, maka Ia bersama warga lainnya mengusung konsep kampung mural kaligrafi.

“Di gang (Raden Jibja) ini banyak pengajian, makanya kampung kaligrafi, yang mengerjakan karang taruna, kepemudaan dan pakar kaligrafi, dua orang guru di gang ini,” ujarnya, Selasa, 20 April 2021.

Ia juga menuturkan tiga pekan terakhir pihaknya membuat mural kaligrafi pada dinding-dinding rumah warga berukuran 4×4 meter persegi dan dua dinding yang panjang. Kegiatan dilaksanakan dengan pendanaan swadaya.

Baca juga: 8 Titik Jalur Keluar Masuk Kota Bandung Dilakukan Penyekatan

“Tiap malam buat muralnya, dari jam 21.00 Wib malam sampai jam 04.00 Wib pagi. Rencana mural mau dibuat dari RT 01 (jalan masuk dari jalan utama) sampai RT 07 di RW 02, kurang lebih 200 meter,” ungkapnya.

Sejauh ini unutk membuat kaligrafi tersebut, sudah menghabiskan biaya sebesar Rp15 juta. Kedepan, kegiatan mural akan dilakukan terus menerus dengan tema yang lain seperti tentang budaya Sunda.

Sementara itu,  menurut salah satu tokoh masyarakat setempat, Atun Hadiatun mengatakan jika Kampung Kaligrafi yang letaknya tak jauh dari terminal Cicaheum ini digagas oleh warga setempat yang ingin menyalurkan kreativitasnya.

Baca juga: Bulan Ramadan: Pintu Rahmat dan Kasih Sayang Allah SWT Terbuka Lebar

“Karena biayanya swadaya, jadi bikinnya memakan waktu lama,” katanya.

Kendati demikian, seni kaligrafi di Gang Raden Jibja tercipta dari proses yang cukup ciamik. Betapa tidak, dinding yang tadinya penuh dengan coretan kotor, warga langsung menyulapnya menjadi lukisan kaligrafi indah yang sarat akan nuansa Islami.

 “Dengan adanya wisata budaya ini diharapkan berdampak pada terciptanya generasi berakhlak mulia di masa mendatang,” harap Atun.

(MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password