Siapa Sajakah yang Berhak Mendapatkan Zakat Fitrah? Berikut Daftarnya

Ilustrasi: Pixabay

RISALAH INSPIRA,- Ketika masuk bulan Ramadan, selain umat muslim diwajibkan untuk berpuasa juga diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah. Berdasarkan Fatwa MUI zakat ini dapat ditunaikan pada awal Ramadan hingga sebelum dimulainya salat sunnah Idul Fitri 1 Syawal.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, “Nabi Muhammad telah mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan kotor, juga untuk memberi makan kepada orang-orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima, dan barang siapa yang menunaikannya sesudah salat Id, maka itu hanyalah sekadar sedekah.” (H.R. Abu Dawud).

Untuk golongan yang berhak mendapatkan zakat fitrah di bulan Ramdan ini diterangkan firman Allah dalam Surat At Taubah ayat 60,

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاء وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya : “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’alaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”(QS. At-taubah:60)


BACA JUGA : Berapa Besaran Zakat Fitrah yang Harus Dibayar? Bisa Beras atau Uang


Dari ayat tersebut telah disebutkan 8 golongan yang berhak mendapatkan zakat fitrah.

1. Orang Fakir

Menurut pandangan mazhab Syafi’i, orang fakir merupakan orang yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pun memiliki harta dan usaha, tetapi hasilnya kurang dari setengah kebutuhannya.

2. Orang Miskin

Dari pandangan mazhab Syafi’i, orang miskin merupakan mereka yang mampu memenui kebutuhan hingga lebih dari setengah kebutuhannya, namun tetap belum mencukupi.

3. Amil

Amit atau pengurus zakat merupakan panitia yang akan mengurusi proses terselenggaranya zakat dari pengumpulan hingga pebagian zakat.

4. Mualaf

Mualaf merupakan seseorang yang ada harapan untuk masuk Islam atau orang yang baru masuk Islam dengan kemungkinan imannya masih lemah mendapatkan hak menerima zakat.

5. Riqab atau budak

Budak yang disetujui majikannya untuk dibebaskan.

6. Gharim (orang yang berutang)

Orang yang berutang untuk kebaikan atau kepentingan yang diperbolehkan syariat berhak mendapatkan zakat. Namun, jika seseorang tersebut mampu membayar utang dengan harta yang dimiliki, maka ia tidak berhak memperoleh zakat.

7. Sabilillah

Orang yang berpergian jauh dari rumah untuk berjuang di jalan Allah SWT untuk kepentingan Islam dan para muslimin.

8. Ibnu Sabil

Ibnu sabil adalah orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan dengan tujuan bermaksiat. (GIN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password