Shalat, Sholawat dan Al-Quran Kunci Keselamatan Brunei dari Covid-19

Foto : Ilustrasi

BRUNEI INSPIRA,- Dikatakan oleh Putra Mahkota dan Menteri Senior di Kantor Perdana Menteri Brunei Darussalam, Pangeran al-Muhtadee Billah Bolkiah, mengaitkan terhadap keselamatan Brunei Darussalam dari serangan pandemi Covid-19 dengan praktik shalat dan sholawat, seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran.

“Alhamdulillah, Brunei Darussalam sangat mengutamakan dan meyakini sepenuhnya amalan shalat dan sholawat dalam Alquran dan as-Sunnah, selain melakukan upaya terpadu dalam penanggulangan wabah virus corona dengan mematuhi pedoman Kementerian Kesehatan,” kata dia saat upacara pembukaan Lomba Baca Alquran Tingkat Nasional 1442 Hijriyah/2021, dilansir dari laman Borneo Bulletin pada Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Membawa Produk Halal Nasional Eksis di Pasar Global

“Dengan pengamalan Alquran, zikrullah, dan sholawat yang dilakukan secara terus-menerus di mushala dan disiarkan di radio dan televisi sekaligus mengejar berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, Brunei Darussalam telah dilindungi dan dijauhkan dari sebaran virus corona. Ini karena kita sebagai Muslim sepenuhnya percaya bahwa hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang bisa menyembuhkan penyakit,” lanjut Putra Mahkota.

Setiap manusia memiliki tanggung jawab mengembangkan kehidupan berpusat di sekitar keluarga, masyarakat, dan bangsa melalui kepercayaa yang perlu dijalankan dalam memimpin kehidupan ini serta akhirat.

“Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memercayakan tugas kepada manusia untuk menjaga dunia dengan menciptakan dan memperluas populasi sesuai dengan perannya masing-masing sebagai penjaga, dan dalam mempertahankan peradaban manusia. Sebagai pemelihara dan pengelola dunia, manusia perlu memenuhi tanggung jawabnya untuk menjaga kelestarian lingkungan sehingga menghasilkan manfaat yang dapat dinikmati, baik saat ini maupun generasi yang akan datang,” kata al-Muhtadee Billah.

Baca juga: MTF Terima Restrukturisasi Hingga 13 Triliun Akibat Pandemi Covid-19

Dia menambahkan, perlu adanya generasi muda untuk memimpin pembangunan negara melalui penghayatan terhadap berbagai ajaran yang tertulis melalui  pesan yang menyentuh ke aspek kehidupan, spiritual, mental dan fisik dalam hal hubungan antara yang maha menciptakan dan hambanya dalam hal ini adalah manusia.

“Umat Islam perlu memikul tanggung jawab yang lebih besar dalam mengembangkan solidaritas umat, selain menjadi inspirasi serta sumber inovasi dan keseimbangan peradaban,” kata al-Muhtadee Billah. (MSN)

 

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password