Selama Bulan Ramadan Siapa Saja yang Masuk Yogyakarta Wajib Isolasi!

Foto : Ilustrasi

DIY INSPIRA,- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mewajibkan kepada para pemudik untuk melakukan isolasi. Pendataan terhadap pendatang pun diaktifkan selama bulan Ramadhan tahun ini untuk mencatat siapa saja yang masuk ke Kota Yogyakarta.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 DIY, Heroe Poerwadi. Ia mengatakan, isolasi bagi pemudik dengan kondisi sehat harus dilakukan selama lima hari. Tapi apabila ada pendatang yang terindikasi Covid-19 harus melakukan isolasi setidaknya 14 hari.

“Apabila bergejala harus dibawa ke rumah sakit,” kata Heroe yang juga Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut, Jumat (23/4/2021).

Heroe juga menuturkan, isolasi dapat dilakukan di balai RT/RW jika kondisi rumah tidak memungkinkan untuk isolasi. Isolasi juga dapat dilakukan di hotel yang sudah disiapkan untuk isolasi Covid-19.

Baca juga: MUI Minta Masyarakat Patuhi Aturan Larangan Mudik

“Kalau didapati kasus positif Covid-19 tanpa gejala isolasi di rumah maupun mencari hotel yang menyediakan ruang isolasi,” ujar Heroe.

Walaupun begitu, pihaknya juga meminta masyarakat Kota Yogyakarta untuk mengimbau keluarganya agar tidak mudik. Bagi pemudik yang masuk ke Kota Yogyakarta pun diharuskan menyertakan surat hasil tes Covid-19.

“Kami mengimbau agar tidak mudik. Kalau ada yang lolos dan bisa mudik, ketika pulang wajib isolasi,” jelasnya. (MSN)

1 Comment

Leave a Comment

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Lost Password