Segudang Manfaat di Balik Migrasi ke Siaran TV Digital

BANDUNG INSPIRA,- Proses transisi siaran TV dari analog ke digital tahap pertama akan berlangsung paling lambat 17 Agustus mendatang, sementara secara keseluruhan  Analog Switch Off (ASO) dilakukan pada tanggal 2 November 2022. ASO menjanjikan banyak dampak positif kepada penonton dengan jaminan kualitas dan efisiensi.

Siaran televisi digital memungkinkan jumlah siaran televisi semakin banyak sehingga acara semakin bervariasi. Selain jumlah program siaran yang lebih banyak, televisi digital juga menjanjikan kualitas tayangan yang lebih jernih, baik untuk suara maupun gambar.

Siaran televisi digital bahkan bisa memberikan resolusi gambar kualitas High Definition atau HD.

Dari segi teknis, siaran digital mampu menghemat penggunaan infrastruktur karena satu infrastruktur bisa digunakan antara tujuh hingga 13 lembaga penyiaran.

Efisiensi infrastruktur ini berlaku untuk penggunaan menara (tower), pemancar dan penggunaan listrik, jika lembaga penyiaran harus menggunakan masing-masing infrastruktur sendiri.

Baca juga: Perbedaan Siaran TV Digital dengan Streaming dan TV Kabel

Efisiensi juga berlaku untuk penggunaan spektrum frekuensi radio. Dalam siaran televisi teresterial analog, satu kanal frekuensi digunakan untuk satu siaran televisi. Sementara dengan siaran digital nanti, satu kanal frekuensi bisa menampung tujuh hingga 13 siaran televisi.

Dengan penggunaan spektrum frekuensi radio yang efisien, siaran televisi digital mampu menghasilkan dividen digital sebesar 112MHz, yang akan digunakan untuk penyediaan internet kecepatan tinggi dan peringatan dini kebencanaan.

Siaran digital diprediksi memberikan nilai tambah untuk penyebaran informasi, salah satunya adalah peringatan dini kebencanaan atau early warning system.

Siaran televisi digital juga mampu memberikan daya saing ekonomi digital, pendapatan negara, dan penyediaan lapangan kerja.

Kominfo, mengutip data dari Boston Consulting Group pada November 2017 lalu, mengatakan bahwa dividen digital dari migrasi siaran televisi dari analog ke digital dalam lima tahun akan menambah 118.000 peluang usaha baru.

Siaran televisi digital juga bisa menambah 232.000 lapangan kerja dan berkontribusi sekitar Rp77 triliun terhadap penerimaan pendapatan negara. (SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password