Pungli di TPU Cikadut, Pemkot Bandung: Minta Maaf, Tidak Akan Terulang

Yana Mulyana

BANDUNG INSPIRA,- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta maaf kepada warga yang dirugikan terkait pungutan liar yang terjadi di TPU Cikadut.

“Pertama, saya mewakili Pemkot Bandung mengajukan permohonan maaf kepada masyarakat yang kemarin mendapatkan pelayanan kurang baik pada saat pemakaman keluarganya di pemakaman COVID-19 di Cikadut,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di kediamannya, Minggu (11/7).

Setelah pihaknya melakukan investigasi, ia membenarkan soal praktik pungli yang terjadi di TPU Cikadut.

“Bahwa benar ternyata ada oknum inisial R melakukan sesuatu yang tidak baik, oleh karena itu Pemkot tegas memberhentikan yang bersangkutan dan menindaklanjutinya lewat kepolisian,” katanya.

Dengan mencuatnya peristiwa tersebut, Yana berharap tidak ada lagi peristiwa serupa. Pemkot pun berupaya meningkatkan pelayanan maysarakat dalam proses pemakaman COVID-19.


Berita terkait: Pungli di TPU Cikadut, Keluarga Non-Muslim Dipalak Rp4 Juta


Selain itu, pihaknya juga mendapatkan laporan dari Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung mengenai aksi mogok yang dilakukan para penggali kubur TPU Cikadut.

“Ada beberapa juga orang yang mogok bekerja, tapi prinsipnya kami akan melakukan investigasi karena ternyata perlakuan seperti ini tidak hanya kepada non-muslim tapi kepada warga muslim juga,” ujarnya.

Disampaikan Yana, pihaknya tidak berhenti sampai di situ dan memastikan hal serupa tidak terulang lagi.

“Pegawai Harian Lepas (PHL) direkrut tahun 2021, mereka dibayar sesuai UMK dan tidak pernah terlambat. Jadi rasanya tak ada alasan bagi mereka melakukan hal yang tidak baik,” tegasnya.

Terkait adanya pengawasan yang longgar, menurutnya situasi tingginya angka kematian akibat COVID-19 mengakibatkan terlewatkannya pengawasan.

“Bukan maksud pembenaran ya, tapi sebulan terakhir pemakaman di bawah 10 orang, sementara sekarang bisa mencapai 40-50. Kadang di waktu tertentu berbarengan, jadi situasi darurat pengawasan bisa terlewat. Kami dari Pemkot Bandung tidak mentolerir peristiwa seperti ini. Yang jelas kita berharap hal serupa tidak terulang,” kata Yana. (TRI)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password