Program Jual Minyak Rp14 Ribu, Pak Gubernur Pedagang Cuma Minta Bukti Hasil OPM

Foto: Dok beritainspira.com/ Tri Widiyantie

BANDUNG INSPIRA,- Sebagai upaya untuk menurunkan harga minyak goreng yang melonjak, Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar operasi pasar (OP) murah di 11 kabupaten/kota di Jawa Barat, salah satunya Kota Bandung yang digelar di Taman Dewi Sartika, Kamis (13/1/2022).

Operasi pasar Pemprov Jawa Barat tersebut, sudah dijadwalkan dari tanggal 10 sampai dengan 14 Januari 2022. Dalam operasi pasar di 11 kota/kabupaten ini disiapkan sekitar 240.000 liter minyak goreng dengan masing-masing Kab/Kota mendapatkan 7.200 liter. Dan dijual dengan harga Rp 14.00/liter dengan maksimal pembelian dua liter.

“Hari ini kami menggelar OP minyak goreng murah dengan makanisme yang dirubah lewat beberapa cara.  Ada yang dipusatkan disalah satu lokasi, ada juga yang langsung dikirim ke keluarahan, Kecamatan atau desa. Selanjutnya, warga tinggal ambil dikantor Kelurahan, Kecamatan atau Desa,” ungkap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meninjau OP Minyak Goreng langsung ke Taman Dewi Sartika.

Pihaknya sengaja tidak memilih pasar atau pusat perbelanjaan sebagai lokasi OP, dikhawatirkan terjadinya kerumunan. Ia juga berharap inisiatif serupa bisa dilakukan level masing-masing Kabupaten dan Kota tidak hanya di level Provinsi.

“Intinya, dengan adanya OP ini sesuai statement Menteri Perdagangan, akan ada banyak suplai dari pusat. Dengan begitu diharapkan harga bisa kembali normal. Sekarang mencapai Rp 40.000/liter sampai dengan Rp 44.000/liter. Dan semoga OP bisa dilakukan di level Kab/Kota,” paparnya lagi.

Kang Emil tak mengetahui apa penyebab harga minyak goreng naik tinggi selama dua bulan ini.

“Padahal kita penghasil minyak sawit terbesar, tapi saya tidak paham persoalan itu. Dan kenaikan memang terjadi dimana-mana,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, harga minyak goreng di pasaran berada di atas rata-rata. Banyak warga yang mengeluhkan itu sekarang. Presiden Jokowi langsung memberikan instruksi kepada Menteri Perdagangan untuk mengatasi ini.

Namun sejauh ini harga 14 ribu yang dimaksud pemerintah untuk dijual di pasar-pasar tidak diketahui oleh para pedagang.

Menurut seorang pedagang sembako di Pasar Cihaurgeulis, Kota Bandung, bernama Entin (45) mengaku jika harga minyak goreng kini mencapai Rp20.000/ kilonya.  Namun sebagian pedagang sejauh belum mengetahui program pemerintah itu demi menekan harga minyak.

“Saya tidak tahu tuh kalau pemerintah mau mengadakan operasi pasar murah. Sekarang harga-harga pada mahal bukan hanya minyak saja. Ya lihatkan saja hasilnya gimana,” kata Entin.

Menurutnya pemerintah harus serius menangani kenaikan harga ini. Jangan sampai hanya sebatas pencitraan untuk meraih simpatik masyarakat.

Pedagang lainnya bernama Ucok (50) mengeluhkan hal yang sama soal naiknya harga minyak ini. Ia berharap operasi pasar yang dilakukan pemerintah bisa memberikan dampak yang positif.

“Saya tidak tahu ada itu (OPM) yang penting bisa membantu saja karena masyarakat mengeluh yang kasihan para pedagang makanan kerasa oleh mereka,” kata Ucok.

Pasokan Minyak Goreng

Kepala Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah menjelaskan, Kota Bandung mendapatkan pasok minyak goreng untuk OP sebanyak 7.200 liter dengan kemasan botol satu liter.

“Disini mekanisme pendistribusian adalah khusus di Kota Bandung karena untuk mencegah kerumunan, kami bekerjasaman dengan unsur kewilayahan Kecamatan dan Kelurahan. Dan ada stand yang dibagi satu stan itu tiga Kecamatan,” papar Elly.

Disamping itu pihaknya pun membuka stan khusus bagi masyarakat umum yang ingin langsung membeli minyak goreng murah.

“Jadi sudah terlihat ada antrean warga yang ingin membeli, dan kita mulai buka karena sudah menunggu dari pagi dan kita dahulukan untuk yang umum,” tambah Elly.

Terkait kenaikan minyak goreng yang terus menggeliat dalam dua bulan ini, Elly mengaku kewelahan. Pasalnya, kenaikan minyak goreng ini menajdi moment perdana yang terjadi cukup lama.

“Selama ini tidak pernah minyak goreng mengalami kenaikan cukup lama. Banyak pihak yang merasa dirugikan, salah satunya pedagang makanan,” ujarnya.

Pihaknya pun sejauh ini, baru dapat melakukan OP minyak goreng guna menekan harga.

“Kita belum tahu bagaimana, tapi lewat OP ini kita upayakan dan semoga harga minyak goreng bisa turun dan normal lagi,” tandasnya. (MSN/TRI/BOB)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password