Petani Karawang Mengeluh Harga Gabah Anjlok

Foto: Istimewa

KARAWANG INSPIRA,- Sejumlah petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengeluh kalau harga harga gabah kering panen saat ini sedang anjlok hingga di bawah harga pembelian pemerintah (HPP), yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Gabah saya dibeli dengan harga Rp3.600 per kilogram,” kata Didin, salah seorang petani di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Senin (28/6/2021).

Dirinya mengatakan, harga gabah kering panen yang dibeli Rp3.600 per kilogram itu jauh dari HPP. Saat ini, HPP ditetapkan Rp4.200 per kilogram.

Baca juga: Tujuh Orang Tewas dalam Ledakan di Bangladesh, 50 Luka-luka

Akibat harga gabah anjlok tersebut, petani mengalami kerugian karena biaya produksi sejak tanam hingga panen cukup tinggi.

Seorang petani lainnya di Karawang, Cecep juga menyampaikan kalau padinya dibeli dengan harga di bawah HPP, padahal kualitas padinya cukup bagus.

“Harganya parah, gabah saya hanya dibeli Rp3.400 per kilogram, padahal kalau dilihat kualitasnya, itu bagus,” katanya.

Para petani di Karawang berharap pemerintah bisa turun tangan untuk mengamankan harga gabah agar sesuai dengan HPP. Sebab, jika dibiarkan harga gabah terus anjlok, maka petani akan merugi.

Baca juga: Indonesia Mulai Pulangkan PMI Kelompok Rentan dari Malaysia

Sementara itu, sesuai dengan informasi yang berhasil dihimpun, sejak beberapa bulan terakhir, sejumlah daerah di Karawang sudah memasuki musim panen.

Namun, penjualan gabah kering panen di bawah HPP seperti di wilayah Telukjambe, harga gabah antara Rp3.000 hingga Rp3.500 per kilogram, di Kutawaluya Rp3.600-3.800 per kg, di wilayah Tirtajaya dan Pedes, harga gabah Rp3.500-4.000 per kilogram. (MSN)

Sumber: ANTARA 

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password