Permohonan Surat Izin Perjalanan Mudik di Kota Bandung Meningkat

(Foto: Tri/beritainspira.com)

BANDUNG INSPIRA,- Permohonan surat izin perjalanan di Kota Bandung meningkat dengan adanya aturan larangan mudik. Namun pengajuan tersebut terpaksa ditolak karena digunakan untuk perjalanan mudik.

“Sekarang ini di kelurahan permohonan surat izin untuk mudik cukup banyak,” kata Ketua Paguyuban Camat Kota Bandung, Firman Nugraha kepada wartawan di Balai Kota Bandung Kamis (6/5/2021).

Firman mengatakan, penolakan tersebut dilakukan karena aturan yang diberlakukan oleh pemerintah. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai swasta yang hendak melakukan perjalanan ke luar daerah juga wajib menunjukkan surat tugas dari atasan.

“Contohnya di salah satu kelurahan ada keluarga yang datang minta izin menjemput orang yang baru isolasi di Jakarta, kita tidak berikan. Suruh pulang saja usai isolasi karena sudah sehat,” kata dia.

Dia mengimbau ketua RT maupun RW untuk tidak memberikan surat pengantar kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik. Namun, pemberian surat tersebut bisa dilakukan apabila alasan darurat.

“Yang minta pengantar atau izin untuk mudik tidak perlu diberikan. Kecuali kalau ada warga yang minta izin ke RT dan RW karena mau mudik karena bapak meninggal, saya mau ke nganter istri ke Cirebon yang sedang hamil,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, lebih dari 18 kecamatan di Kota Bandung memiliki ruang isolasi mandiri. Fasilitas tersebut dipergunakan untuk warga yang terlanjur mudik dan tidak memiliki gejala Covid-19.

“Ruang isolasi tiap kecamatan sudah ada 18,, sekarang bertambah walau belum semua kecamatan ada dan pada umumnya kurang terpakai,” katanya. (TRI/ADT)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password