Peringatan HUT Bhayangkara 75, Polresta Bandung Gilas Habis Puluhan Ribu Miras

Foto: Istimewa

BANDUNG INSPIRA,- Memperingati HUT Bhayangkara ke-75, Polresta Bandung bersama Forkopimda Kabupaten Bandung memsunahkan 11.570 botol minuman keras (miras) dengan berbagai merk dan 1.500 liter tuak.

Kegiatan berlangsung di halaman Mapolresta Bandung, Jalan Bhayangkara, Soreang.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengatakan di wilayah Kabupaten Bandung masih banyak para pedagang yang menjual miras secara sembunyi-sembunyi. Itu terjadi karena salah satu faktor dari kesadaran masyarakat yang masih kurang. Ia menyebut permintaan konsumen terhadap minuman beralkohol masih banyak.

“Oleh karena itu, Polresta Bandung bekerjasama dengan Pemkab Kabupaten Bandung, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bhayangkara ini melaksanakan pemusnakan miras,” jelas Hendra saat di wawancara usai pemusnahan miras.

Masih dikatakan Hendra, dalam hal pemusnahan miras atau minuman beralkohol (minol) pihaknya bersyukur karena Bupati Bandung memiliki program dan komitmen yang sama untuk memberantas peredaran minol.

Baca juga: Polres Lumajang Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Air Terjun Tumpak Sewu

“Jadi kita berkomitmen untuk zero minol di Kabupaten Bandung. Tadi ada 11.570 botol dan 1500 liter tuak yang dimusnahkan. Itu hasil razia sejak Januari sampai Juni 2021,” kata Hendra.

Hendra pun menyatakan, dari 11.570 botol miras yang dimusnahkan, Pemkab Bandung menyerahkan 1.000 botol miras hasil razia Satpol PP.

“Kedepannya, komitmen Polresta Bandung, Kodim 0624/kabupaten Bandung dan Pemkab Bandung harus terus dikuatkan sinergitas terkait memberantas peredaran miras,” kata dia.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengatakan untuk menekan angka peredaran miras Ia meminta kerjasamanya dari mulai tingkat daerah sampai RT.

“Karena penanganan ini harus bersama kalau memang ingin zero minol di Kabupaten Bandung. Saya sudah tugaskan Kasatpol PP minimal seminggu sekali melakukan razia. Tapi kadang-kadang seharusnya (razia) jangan diinformasikan terlebih dahulu, karena (pedagangnya) suka tiba-tiba menghilang,” terang Dadang.

Baca juga: Kapolda Jabar Sebut Wilayah Penyekatan Titik Akan Dilakukan Setiap Hari

Dirinya pun optimis secara bertahap peredaran miras di Kabupaten Bandung akan hilang seiring dengan komitmen semua pihak.

“Saya optimis, secara bertahap peredaran miras di Kabupaten Bandung bisa menghilang, dan Kabupaten Bandung bakal zona miniman beralkohol,” tutup Dadang. (HED/MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password