PDI Perjuangan Salurkan Ribuan Paket Sembako

BANDUNG INSPIRA,- PDI Perjuangan akan salurkan ribuan paket sembako untuk seluruh kader PDI Perjuangan di daerah Jawa Barat. Penyaluran paket sembako tersebut dilangsungkan secara serentak pada Sabtu 8 Mei 2021.

Sekjen DPD PDI Perjuangan, Ketut Sustiawan menuturkan, paket sembako yang disalurkan tahun ini dilakukan secara gotong-royong dengan disentralkan di tiap DPC. Jumlah paket pun disesuaikan dengan jumlah kader yang ada. Tercatat ada sebanyak 220 ribu orang kader PDI Perjuangan di Jawa Barat.

“Di tahun kedua pandemi COVID-19 ini, PDI Perjuangan ikut ambil bagian utnuk berkontribusi membagikan paket lebaran. Karena banyak kader PDI Perjuangan yang kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemi,” ujar Ketut saat berada di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jabar, Jumat (7/5).

Menurut Ketut, paket sembako itu diberikan kepada pengurus anak ranting, pengurus ranting, pengurus PAC, hingga pengurus DPC, Satgas, hingga kepada anak-anak sayap partai.

Ketut berharap, adanya pembagian paket sembako ini setidaknya bisa mengurangi beban pemerintah dalam hal melakukan pemulihan ekonomi.

“Sekali lagi, dalam penyaluran paket sembako ini kami tetap patuhi aturan yang berlaku mengenai pandemi. Termasuk aturan dari Satgas COVID-19,” kata dia.

Selain itu, Ketut juga menyampaikan bahwa DPD PDI Perjuangan telah menghimbau kepada seluruh kader untuk ikut berperan aktif dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. Salah satu upayanya adalah mengimbau kepada seluruh kader untuk tidak melakukan mudik lebaran.

Selain kader, kami juga sudah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut mudik. Hal ini dilakukan agar kasus COVID-19 di Indonesia bisa segera turun,”

—Ketut Sustiawan

“Terlebih, di Jabar ini selalu menyumbang kasus COVID-19 tertinggi kedua di Indonesia. Jika masyarakat memaksa mudik, apakah tidak bahaya? Bisa-bisa membawa virus ke kampung halaman,” tambahnya lagi.

Oleh sebab itu, kader PDI Perjuangan di Jawa Barat bersama masyarakat berkomitmen untuk berupaya bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19, dengan cara tidak mudik dan mematuhi aturan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat. (BRO)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password