Parkir Liar Masih Banyak, Dishub Kota Bandung Tindak Ribuan Kendaraan

Foto; Dok. beritainspira.com

BANDUNG INSPIRA,- Ribuan kendaraan berhasil diamankan  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, karena melakukan pelanggaran terhadap ketertiban parkir atau parkir liar.

“Pelanggaran parkir tetap saja masih banyak, ya alhamdulillah kita sudah punya Perda Derek ya” kata Kepala Bidang Pengendaliandan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Koswara di Balai Kota Bandung, Jl. Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (25/5/2021).‎

Asep menjelaskan, pada bulan Mei pihaknya telah melakukan penindakan terhadap 1200 kendaraan sejak tanggal 6-24 Mei 2021. Sayangnya,  Perda Derek Nomor 3 Tahun 2020 belum bisa diterapkan secara optimal. Sehingga, pihaknya masih mentoleransi terhadap pemilik kendaraan dengan alasan kemanusiaan.‎

‎”‎Yang pasti sejak 6 Mei sampai dengan 24 Mei 2021,  ada 1200-an pelanggar roda dua dan empat yang kami tindak. Namun, kami berikan sosialisasi karena kondisinya sudah ada perda derek, mau tidak mau harus dibayar. Akan tetapi kita manusiawi,” tuturnya.

Baca juga: Jaga Udara Kota Bandung, Ratusan Kendaraan Milik ASN Lakukan Uji Emisi

Untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi, denda yang harusnya 245 ribu untuk kendaraan roda dua.

“Tapi kemarin  ada yang tidak punya uang menunjukkan dompet kita lepas dan kita sosialisasi agar tidak melanggar lagi,” ungkapnya.

‎Diakuinya, Dishub Kota Bandung terus berupaya untuk melakukan penertiban kantong-kantong parkir liar. Bahkan, pihaknya kerap melakukan patroli untuk memastikan tidak ada kendaraan-kendaraan yang terparkir di sekitar rambu larangan parkir.‎

“Kebetulan kami sudah punya Perda Derek Nomor 3 Tahun 2020 jadi alhamdulilah kota setiap hari selalu merazia parkir-parkir liar,” tambahnya.

Ia juga membeberkan, sejauh ini terdapat sejumlah titik yang kerap dijadikan kantong parkir liar.

“Di sekitar Paskal 123 sekitar alun-alun, dan pasar baru, titik keramaian,” katanya.

‎Disampaikannya, keterbatasan fasilitas menjadi salah satu penyebab tidak maksimalnya Dishub Kota Bandung dalam menerapkan perda Derek. Menurutnya, pihaknya sampai saat ini belum memiliki kendaraan derek yang mumpuni untuk menderek kendaraan-kendaraan roda empat.

Sehingga, sejauh ini, Dishub Kota Bandung hanya mampu melakukan penderekan terhadap kendaraan-kendaraan roda empat.‎

Baca juga: Rumah Zakat Diganjar Penghargaan Global Good Governance 2021

“‎Kami belum punya derek otomatis hidrolik jadi punya derek yang gantung dan gendong, kalau dipaksakan akan merusak kendaraan, makanya kami belum siap menderek kendaraan roda empat baru,” jelasnya.‎

Namun, jika tidak memungkinkan untuk diderek pihaknya melakukan  cabut pentil. Ia menambahkan, pihaknya memastikan memberikan informasi terhadap kendaraan-kendaraan yang telah diderek.

Ia juga menerangkan, pada saat menderek, petugas akan menempelkan stiker di sekitar lokasi penderekan agar pemilik kendaraan bisa mengetahui keberadaan kendaraannya yang telah diderek oleh Dishub Kota Bandung.‎

‎”Kita punya Simdek (sistim informasi derek) jadi bisa diakses di handphone, Ig, lalu kami beri informasi baik ditempat penindakan atau ada warung kita titipkan, alhamdulilah dari awal tidak ada masalah,” tandasnya.‎ (MSN)

 

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password