‘Pangeran’ Bakrie Terjerat Narkoba, Inilah Perusahaan di Bawah Naungan Bakrie Group

Foto: Istimewa

BANDUNG INSPIRA,- Pasangan suami isteri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mendadak bikin heboh usai ditangkap polisi akibat terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Sosok sang suami tak lepas dari latar belakangnya sebagai anggota kelaurga konglomerat di Indonesia yang menjadi pemilik perusahaan Bakrie Group.

Ardi Bakrie merupakan seorang bos media lulusan Georgetown University, Amerika Serikat dengan gelar sarjaan keuangan dan bisnis untuk jenjang S1. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini kemudian melanjutkan pendidikan magister jurusan bisnis ke Bentley University, Amerika Serikat. Ia berhasil menyelesaikan kuliahnya di usai 26 tahun.

Bakrie Group atau Kelompok Usaha Bakrie merupakan perusahaan konglomerat yang didirikan oleh Achmad Bakrie pada tahun 1942. Perusahaan tersebut bergerak diberbagai bidang, termasuk Pertambangan, MIGAS, Properti, Infrastruktur, Media, dan Telekomunikasi. Bakrie Group adalah salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia.

Berikut perusahaan yang tergabung dalam Bakrie Group:

1. PT. Bakrie & Brothers Tbk

Bakrie & Brothers merupakan salah satu anak usaha tertua dari Bakrie Group yang bergerak di bidang industri manufaktur dan infrastruktur. Bisnis perusahaan termasuk menjadi produsen pipa baja, EPC, bahan bangunan, komponen otomotif, dan juga proyek infrastruktur di Indonesia.

2. PT. Bakrie Global Ventura (Bakrie Global)

Bakrie Global merupakan rumah investasi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman luas dalam investasi strategis dan revitalisasi perusahaan. PT ini berusaha untuk membawa yang terbaik dari Indonesia ke dunia dan yang terbaik di dunia untuk Indonesia.

3. PT. Visi Media Asia Tbk (VIVA)

PT Visi Media Asia Tbk atau disebut VIVA merupakan anak usaha dari kelompok Bakrie Group, didirikan sejak tanggal 8 November 2004. Kelompok usaha ini memiliki stasiun televisi ANTV dan TVONE serta portal berita online VIVA.co.id.

4. PT. Bakrie Telecom Tbk

PT Bakrie Telecom Tbk didirikan dengan nama PT Radio Telepon Indonesia (Ratelindo) pada 13 Agustus 1993.

Perusahaan ini dimiliki secara patungan oleh PT Bakrie Electronics (yang sahamnya dimiliki oleh Bakrie & Brothers) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dengan masing-masing saham sebesar 55% dan 45%.

Didirikannya perusahaan ini, tidak lain merupakan bentuk dari liberalisasi pada industri telekomunikasi yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru sejak awal 1990-an.

5. PT. Multi Kontrol Nusantara

PT Mulri Kontrol Nusantara (MKN) adalah perusahaan induk dari perusahaan investasi yang berfokus pada teknologi informasi dan telekomunikasi, dan berpusat di Jakarta, Indonesia. Taufan E.N Rotorasiko sebagai CEO

Berawal sebagai anak perusahaan Bakrie & Brothers pada bulan Agustus 1984. Perusahaan ini berperan penting dalam pendirian perusahaan operator telepon nirkabel pertama di Indonesia.

6. PT. Bakrieland Development Tbk (Bakrieland)

PT Bakrieland Development Tbk adalah perusahan properti terintegrasi mengimplementasikan tata kelola perusahaan di seluruh area operasional dan berkomitmen untuk mengimplementasikan keberlanjutan sebagai nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

7. PT. Bakrie Sumatra Plantations Tbk

PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk (IDX: UNSP) merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi perkebunan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1983.

Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan perkebunan. Perusahaan ini mempunyai lahan HGU di Kabupaten Asahan.

8. PT. Bumi Resources Tbk

PT Bumi Resources Tbk atau Bumi Resources adalah salah satu perusahaan pertambangan terbesar yang ada di Indonesia.

Perusahaan ini bertindak sebagai induk untuk sejumlah anak usaha. Pada daftar Forbes Global 2000 tahun 2012, Bumi Resources menempati peringkat ke-1898.

Perusahaan ini dianggap sebagai produsen batu bara termal terbesar di Indonesia dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh Bakrie Group.

9. PT. Energi Mega Persada Tbk

PT Energi Mega Persada Tbk atau yang lebih dikenal sebagai EMP adalah perusahaan publik di bidang minyak dan gas bumi yang berkantor pusat di Jakarta dan berdiri sejak 2001 serta Perusahaan ini tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2004.

Tahun 2007, perusahaan memutuskan tidak mengkonsolidasikan Lapindo Brantas Inc., Kalila Energy dan Pan Asia Enterprise ke dalam laporan keuangan mereka.

10. Freedom Institute

Freedom Institute adalah lembaga yang masuk ke dalam kelompok perusahaan Bakrie Group dan merupakan lembaga pemikiran sosial, politik, dan budaya. Masuk kategori perpustakaan umum.

(ANG/SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password