Novia Widiyasari Dipaksa 2 Kali Aborsi Oleh Pacarnya yang Polisi

Foto: Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA,- Kisah pilu Novia Widiyasari yang nekat bunuh diri di makam ayahnya menuai perhatian publik Tanah Air. Novia diduga bunuh diri, akibat depresi karena dua kali diminta menggugurkan kandungan oleh kekasihnya.

Oknum anggota polisi bernama Bripda Randy, memaksanya untuk melakukan hal itu. Anggota Polres Pasuruan, kekasih Novia yang disebut-sebut sebagai pemicu tindakan nekat tersebut.

Belakangan kasus Novia, menjadi viral dan mendapat atensi dari berbagai pihak termasuk pemerhati perempuan.

Kini Bripka Randy telah mendekam dibalik jeruji besi buntut dari kasus bunuh diri Novia yang heboh hingga mendapat perhatian khusus  dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Usai penangkapan, polisi menuturkan Novia pernah dua kali dipaksa menggugurkan kandungannya oleh pelaku.

“Sebelum meninggal dunia, korban dua kali melakukan aborsi bersama dengan terduga pelaku,” kata Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dalam keterangannya Senin (6/12/2021).

Slamet mengungkapkan, keduanya berkenalan dalam sebuah acara di Malang pada 2019 dan menjalani hubungan asmara. Lantas dalam kurun waktu 2020 – 2021, Randy kerap memaksa korban berhubungan seksual hingga korban sempat hamil dua kali.

Randy juga memaksa Novia untuk melakukan aborsi di kehamilan kedua. Dikatakan Slamet kejadian pertama pada Maret 2020.

“Menggugurkan dengan menyuruh membeli obat penggugur kandungan di sekitar Malang,” ujarnya.

Kejadian kedua pada Agustus 2021. Bripka Randy membelikan Novia obat penggugur kandungan di sebuah apotek di Malang.

“Membeli obat aborsi seharga Rp 1.500.000 di apotek sekitar Malang, dibayar oleh terduga pelaku,” katanya.

Kini Bripka Randy diamankan di Polsek Mojokerto dan terancam sanksi etik bahkan hukuman pidana. (MSN)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password