Mourinho Bidik Sukses Jangka Panjang Bersama AS Roma

SPORT INSPIRA,- Jose Mourinho menegaskan dia tidak berada di Italia untuk liburan ketika diperkenalkan sebagai pelatih AS Roma. Dia bertekad ingin membangun kesuksesan yang berlanjut bagi klub ini ketimbang terburu-buru mengakhiri paceklik trofi.

Mantan manajer Real Madrid ini ditunjuk sebagai penerus Paulo Fonseca akhir musim lalu usai Roma finis di urutan ketujuh di Serie A dan gagal mengakhiri penantian 13 tahun meraih gelar juara liga.

“Dalam sepak bola, kata ‘waktu’ kadang-kadang tidak ada, tetapi dalam kasus ini memang ada dan itu fundamental,” kata Mourinho dalam konferensi persnya beberapa waktu lalu.

“Klub ini tak menginginkan kesuksesan hari ini tapi bermasalah kemudian, melainkan proyek berkelanjutan untuk masa depan. Itulah alasan utama saya di sini. Kini saatnya bekerja. Saya tak berada di sini untuk liburan,” ujar pria yang dijuluki The Special One.

Penunjukan Mourinho sebagai pelatih Roma disambut euforia para pendukung yang berharap ia mampu membawa mereka kembali ke puncak sepakbola Italia dan mengakhiri paceklik trofi sejak Coppa Italia 2007-2008.

“Kita tidak boleh lupa bahwa klub ini tidak banyak meraih trofi belakangan ini. Musim lalu kami finis 29 poin di belakang pemimpin liga dan 16 poin dari empat besar, kami mesti mencari jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan ini,” kata dia.

“Baik itu pemilik, direktur olahraga, mereka lebih paham ketimbang saya berapa banyak tugas yang mesti dikerjakan, tetapi kami akan berusaha mengangkat trofi. Ini bukan soal masuk dan menang segera mungkin. Meraih gelar itu perlu waktu dan kerja keras,” lanjut pria yang pernah memimpin Inter Milan meraih trebel menakjubkan di musim 2009-2010.

Mourinho dipecat Tottenham pada April, satu pekan sebelum kalah dalam final Piala Liga melawan Manchester City. Sang manajer mengagungkan catatannya setelah dikritik habis di Inggris selama waktunya bersama Spurs, Manchester United dan Chelsea.

“Dalam tiga klub terakhir saya, saya menjuarai Liga Premier bersama Chelsea, tiga piala bersama United, mencapai final Piala Liga bersama Tottenham. Yang dianggap bencana oleh saya adalah yang tidak pernah dicapai pelatih-pelatih lain selama hidup mereka,” kata Mourinho. (SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password