Meski Dimakzulkan Dua kali, Trump Tetap Populer di Kalangan Pendukung

suporter trump loyal
Mereka bahkan rela pindah partai seandainya Trump mendirikan partai baru.

INTERNASIONAL INSPIRA,- Survei terbaru menunjukkan bahwa mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih populer di kalangan pendukungnya. Fakta ini cukup mengejutkan mengingat ia baru saja dijadikan terdakwa dalam sidang pemakzulan.

Bahkan, jajak pendapat yang dilakukan USA Today mengindikasikan bahwa jika Trump mendirikan partai baru, 46% pendukungnya bersedia hengkang dari Partai Republik dan pindah ke partai barunya.

Hanya 27% yang mengatakan akan loyal pada Partai Republik.

Selain itu, setengah dari responden mengecam Partai Republik yang seharusnya lebih setia kepada Trump meski berisiko kehilangan dukungan dari kelompok petinggi partai yang lain. Hanya 19% yang menyarankan agar Partai Republik tidak terlalu loyal pada Trump dan lebih mendahulukan struktur pimpinan partai yang resmi.

Survei yang melibatkan 1.000 pendukung Trump itu diambil dari data pemilihan presiden 2020. Mereka diwawancarai sepanjang Senin hingga Jumat pekan lalu.

Trump adalah satu-satunya presiden Amerika yang dimakzulkan dua kali. Ia dibebaskan oleh Senat dalam dua sidang pemakzulan tersebut.

Ketua Fraksi Partai Republik di Senat, Mitch McConnell, membebaskan Trump, namun ia menegaskan keputusannya untuk membela konstitusi, bukan membela Trump.

Menurut McConnell, Trump bertanggung jawab atas kerusuhan di Capitol, tetapi Senat secara konstitusi tidak bisa memakzulkan seorang presiden yang sudah tidak menjabat lagi.

Trump kemudian membalas dengan pernyataan pers yang menyerang McConnell sebagai “politisi palsu tanpa pendirian.” (SON)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password