Mengungkap Mitos Seputar Makanan Kucing yang Masih Dipercaya

kucing anime
Gambar: Kiki’s Delivery Service

LIFESTYLE INSPIRA,- Semua pemilik kucing menginginkan makanan terbaik untuk anak bulu kesayangannya, tapi benarkah bahwa makanan buatan sendiri lebih baik dari makanan jadi yang kita beli di petshop?

Menjawab pertanyaan tersebut, Drh. Siti Zaenab, pemilik praktik dokter hewan bersama My Vets, berbagi ilmu mengenai beberapa mitos makanan kucing yang harus diperhatikan oleh penyayang anak bulu.

Benarkah Makanan Buatan Sendiri Lebih Baik?

Banyak yang masih berpendapat bahwa menyiapkan makanan sendiri lebih baik karena dianggap lebih sehat dan terpercaya. Akan tetapi, makanan yang disiapkan di rumah belum tentu aman untuk kucing karena kita harus menakar kebutuhan sesuai usia, aktivitas dan faktor lainnya.

Oleh karena itu, pembuatan resepnya tetap harus dikonsultasi kepada dokter hewan nutrisionis agar makanan olahan kita sesuai dengan kebutuhan. Sangat sulit juga untuk menyiapkan makanan di rumah yang dapat memberikan nutrisi lengkap bagi kucing. Lagi pula, tidak semua makanan manusia aman untuk dikonsumsi oleh kucing.

Beberapa makanan manusia bahkan beracun untuk kucing, seperti coklat, bawang, anggur dan kismis. Makanan yang diformulasikan oleh dokter hewan sudah mengandung nutrisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan dan tahap kehidupan kucing sehingga kita tidak perlu menakar sendiri lagi.

Benarkah Kadar Garam Tinggi Lebih Lezat?

Ada spekulasi bahwa kadar garam (natrium klorida) yang tinggi akan meningkatkan kelezatan dan menambah cita rasa makanan kucing. Mitos ini sering dikaitkan dengan makanan basah yang biasanya sangat lezat dan cenderung memiliki kadar natrium yang lebih tinggi daripada makanan kering.

Dari asumsi ini terlahir asumsi lainnya, yaitu bahwa kadar garam ini dapat menimbulkan berbagai masalah seperti tekanan darah tinggi atau gagal ginjal. Akan tetapi, banyak yang mungkin tidak mengetahui bahwa garam memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan kucing, yaitu natrium dan klorida.

Garam sering hadir secara alami dalam bahan mentah, dan garam juga dapat ditambahkan untuk memastikan bahwa kebutuhan penting kucing terpenuhi. Selain itu, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan garam yang direkomendasikan dalam pedoman nutrisi dan tekanan darah tinggi atau penyakit ginjal pada kucing.

Diet Makanan dan Daging Mentah Sehat Bagi Kucing?

Masih ada beberapa pemilik kucing yang berpendapat bahwa makanan atau daging mentah sehat untuk kucing karena mereka melihat dasar kucing sebagai hewan liar yang mendapatkan makanan dengan berburu.

Selain itu, orang terkadang memberikan daging mentah untuk alasan memenuhi asupan protein si kucing. Akan tetapi, makanan mentah bisa sangat berbahaya bagi kucing dan menimbulkan risiko penyakit seperti Salmonella atau parasit lainnya.

Kucing kesayangan tidak hanya bisa terkena penyakit, mereka juga dapat menularkan penyakit tersebut kepada pemiliknya. Pemilik harus memprioritaskan kesehatan kucing mereka dengan memastikan semua kebutuhan mereka terpenuhi dengan cara yang aman.

Suplemen Vitamin untuk Lengkapi Diet

Jika pemilik memberikan makanan komersial berkualitas tinggi untuk anak kucing kesayangannya, kemungkinan besar vitamin dan mineral yang dibutuhkan sudah terkandung dalam makanan tersebut sehingga suplemen tidak diperlukan.

Contohnya, penting sekali bagi kucing untuk memiliki sistem imun yang baik, dan hal ini didukung oleh adanya antioksidan. (SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password