Mengapa Islam Melarang Tidur Setelah Shubuh?

RISALAH INSPIRA,- Sebagai seorang muslim bagun di pagi hari sudah menjadi kewajiban kita. Karena berkewajiban untuk melaksanakan sholat subuh, walaupun kita masih dalam keadaan mengantuk. Mungkin dari sebagian kita tidur  sehabis subuh sudah merupakan hal yang sering kita lakukan.

Terlebih lagi ketika suasana sejuk setelah subuh membuat seseorang terpikat sehingga terbawa untuk tidur lagi. Apalagi jika kita bergadang di malam hari karena banyaknya tugas kapus, tugas pekerjaan, keasikan nonton drakor, bermain game ataupun chattitingan.

Tidur setelah sholat subuh ternyata tidak di anjukan dalam islam dan beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh (jika tidak ada udzur dan keperluan). Selain itu, kurang baik juga untuk kesehatan.Setelah subuh adalah waktu turunya rizki dan berkah, jika kita tidur lagi maka kita tidak akan mendapatkan keberkahan di pagi hari.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata;

ومن المكروه عندهم : النوم بين صلاة الصبح وطلوع الشمس فإنه وقت غنيمة ….حتى لو ساروا طول ليلهم لم يسمحوا بالقعود عن السير ذلك الوقت حتى تطلع الشمس

“Di antara yang tidak disukai adalah tidur antara shalat pagi dan ketika matahari terbit, karena tidur pada waktu itu kurang baik…. sampai-sampai jika seseorang berjalan (safar) sepanjang malam, mereka tidak diizinkan untuk duduk (tidur dan istirahat) sampai terbit matahari.”

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa salam berdoa

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

 “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” 

Tidak hanya dalam Islam, tidur setelah subuh juga tidak baik bagi kesehatan. Tidur setelah subuh di bolehkan apabila kita dalam keadaan tidak sehat.

Berikut beberapa alasan mengapa tidur setelah subuh tidak diperbolehkan dalam islam :

Tidur setelah subuh membuat kita menjadi malas untuk beraktifitas

Saat kita bagun pagi badan kita tersa lebih seger dan bersemangat karena masih banyak energi yang kita simpan. Namun, saat kita tidur kembali setelah subuh kondisinya sudah berbeda, badan tersa berat, letih dan lesu, sehingga membuat rasa malas untuk beraktifitas dan terkadang aktifitas yang kita lakukan menjadi tidak maksimal.

Sebagaimana yang dinyatakan oleh Ibnu Qayyim Rahimahullah yang mengatakan

“Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan males malesan”

Tidur memang perlu, tetapi harus tau kapan waktunya tidur dan berpa jam kita harus tidur. Karena tidur dapat menimbulkan rasa malas dan kebiasaan membuang buang waktu apalagi jika rasa malas dan kebiasaan mebuang buang waktu.

Tidak memperoleh kebaikan

Tidur setelah subuh juga dapat mengakibatkan kita tidak dapat memperoleh kebaikan atau pahala yang berlimpah. Karena itu, waktu tersebut harus diisi dengan kegiatan yang positif.

Ibnu Qayyim Rahimullah menjelaskan

وَمِنَ المكْرُوْهِ عِنْدَهُمْ : النَّوْمُ بَيْنَ صَلاَةِ الصُّبْحِ وَطُلُوْعِ الشَّمْسِ فَإِنَّهُ وَقْتٌ غَنِيْمَةٌ

“Di antara hal yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah shalat subuh hingga matahari terbit karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghonimah (waktu meraih kebaikan yang banyak.” (Madarijus Salikin, 1 : 369).

Tidur setelah subuh tidak baik untuk kesehatan

Tidur setelah subuh dapat menyebabkan terganggunya kesehatan. Hal ini di sebabkan di saat pagi hari, metabolisme tubuh mulai bekerja dan melakukan pemanasan. Ketika kita tidur di pagi hari, metabolisme tubuh yang seharusnya sudah mulai bekerja menjadi terhambat dan ketika kita terbangun tubuh akan merasa lemes.

Salah seorang ulama Ibnu qayyim Al Jauziyah berkta :

وَهُوَ مُضِرٌّ جِدًّا بِالْبَدَنِ لِإِرْخَائِهِ الْبَدَنَ وَإِفْسَادِهِ لِلْفَضَلَاتِ الَّتِي يَنْبَغِي تَحْلِيلُهَا بِالرِّيَاضَةِ

“Tidur setelah subuh sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa (metabolisme) yang seharusnya diurai dengan berolahraga/beraktifitas.” (Zaadul Ma’ad, 4/222).”

Jika bergadang sebelumnya dan perlu tidur, diusahakan tidur setelah terbit matahari. Setelah begadang semalaman, tidurnya (untuk balas) tidak langsung setelah subuh, tetapi setelah terbit matahari sekitar jam 6 pagi atau jam 6.30 (waktu Indonesia).

Tidak memperoleh berkah

Waktu subuh adalah waktu turunya berkah dan rizki. Jika kita tidur di waktu setelah subuh maka kita tidak akan memperoleh keberkaha. Nabi SAW medoakan waktu pagi sebagai waktu yang penuh dengan berkah.

Rasululluh SAW bersabda:

“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan). ***(Magang) (NUR/GIN)

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Lost Password