Mengapa Islam Melarang Penggunaan Cat Rambut Warna Hitam?

Ilustrasi: Pixabay

RISALAH INSPIRA,- Merias rambut dengan berbagai warna menjadi kesukaan banyak orang terutama dengan yang memiliki masalah rambut seperti uban. Mulai dari kuning hingga biru banyak produk yang menyediakannya. Namun, mengapa Islam mengharamkan mewarnai rambut dengan warna hitam?

Dalam Islam, mewarnai rambut dengan berbagai warna diperbolehkan kecuali hitam. Hal ini berdasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW.

“Ubah warna uban kalian dan jauhi warna hitam.” (HR Muslim).

Bahkan Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengubah warna ubannya agar tidak serupa dengan orang Yahudi dan Nasrani.

“Ubahlah (warna) uban dan jangan serupa dengan Yahudi.” (HR Nasai dan Tirmizi).

Para ulama bersepakat memperbolehkan seluruh warna, kecuali warna hitam. Terkait warna hitam, ada perbedaan pendapat para ulama berdasarkan tujuan dari mewarnai rambut dengan hitam tersebut.

Dalam kitab Al Halal wal Haram fil Islam karangan Yusuf Qardhawi menyebutkan bahwa banyak di kalangan para sahabat yang memperbolehkan menyemir dengan warna hitam. Diantaranya Saad bin Abu Waqqash, Uqbah bin Amir, Hasan, Husain, dan Jarir.

Sedangkan pendapat yang paling masyhur dari kalangan Mazhab Syafi’iyah mmengharamkan penggunaan warna hitam untuk mewarnai rambut, kecuali warnahitam yang digunakan hanya untuk yang akan pergi berperang. Serta untuk penampilan sehari-hari maka tidak diperbolehkan.

Ketetapan tersebut didasarkan pada Rasulullah SAW yang bersabda:

“Akan ada di akhir zaman kaum yang menyemir rambutnya seperti bulu merpati (hitam). Maka dia tidak mencium bau surga.” (HR Abu Daud)

Ketentuan larangan menggunakan warna hitam ini dilarang tak hanya bagi orang yang memiliki uban uban saja. Bagi yang tidak memiliki uban dan ingin menyemirnya dengan warna hitam pun tetap tidak boleh.

Dalam kitab Al Fiqhul Manhaji ‘Alal Mazhab Syafi’i bahwa rambut yang memutih jika diwarnai dengan hitam maka akan menyebabkan pengelabuan usia. Dampaknya, seseorang jadi lupa diri bahwa dirinya sudah menua. Padahal, di uisa ini seharusnya anugerah waktu yang tersisa dan dimanfaatkan dengan lebih baik lagi.

Para sahabat Nabi Muhammad SAW memilih zat pewarna dari hinna dan katam. Hinna atau pacar ini berwarna merah, sedangkan katam adalah pewarna dari pohon Yaman yang mengeluarkan zat pewarna hitam kemerah-merahan.

Dari Abu Dzar ra berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya bahan yang terbaik yang kalian gunakan untuk menyemir uban adalah hinna’ (pacar) dan katm (inai).” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An Nasa’i). (GIN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password