Lebih Ringan, Habib Rizieq Divonis Rp20 Juta Kasus Kerumunan Megamendung

Foto: Istimewa

JAKARTA INSPIRA,- Habib Rizieq Shihab (HRS) dijatuhi vonis oleh majelsi hakim persidangan terkait kasus kerumunan di Megamendung. Vonis dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. HRS dijatuhi pidana denda sebesar Rp 20 juta subsider lima bulan penjara.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta HRS dihukum pidana penjara selama 10 bulan dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana denda sejumlah Rp 20 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama lima bulan,” jelas Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa, saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021) kemarin.

Baca juga: Dituntut 5 Bulan Kurungan, Habib Bahar Doakan Habib Rizieq Dapat Keadilan

Suparman Nyompa menjelaskan, putusan tersebut berdasarkan pada pertimbangan fakta yang terungkap selama sidang kasus kerumunan Megamendung. Selain itu, hakim juga membacakan hal-hal yang memberatkan putusan, diantaranya kerumunan warga di Megamendung bertentangan dengan upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19, dan berisiko menambah angka penularan.

“Jadi, untuk perkara nomor 226 itu pendapat majelis hakim yang dibacakan tadi. Saudara terdakwa dan penuntut umum punya hak yang sama apakah menerima keputusan ini atau menyatakan pikir-pikir, atau tidak menerima dengan menyatakan banding dalam waktu tujuh hari,” ujar Suparman Nyompa.

Terkait dengan putusan itu, maka tim kuasa hukum HRS dan JPU untuk pikir-pikir selama waktu yang diberikan tujuh hari lamanya, sebelum menentukan sikap mengambil langkah hukum banding atau menerima putusan.

Baca juga: Kemenkes Tambah Kapasitas BOR Ruang Isolasi Sebanyak 300%

HRS disangkakan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Pada dakwaan kedua HRS juga disangkakan pasal 14 ayat 1 UU Nomor 14 tahun 1948, tentang Wabah Penyakit Menular, sementara pada dakwaan ketiga JPU menyatakan Rizieq melanggar pasal 216 ayat 1 KUHP. (MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password