Kota Bandung Bersiap Terapkan PPKM Darurat Sesuai Instruksi Pusat

PPKM-SKALA-MIKRO_BRM
Foto : Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA ,- Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung berencana unutk menerapkan skema Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat.

Keputusan tersebut berdasarkan dari hasil Rapat Terbatas (Ratas) Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Bandung, Rabu (30/6/2021).

“Selanjutnya revisi Perwal akan mengikuti kebijakan pusat yang rencananya akan menerapkan PPKM Darurat.  Untuk sementara kebijakan mengikuti Perwal yang ada,” papar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai Ratas Forkopimda yang digelar secara virtual.

Kendati demikian, secara kebijakan tidak ada perubahan kecuali selama tiga hari kedepan jam operasional Mall akan mengikuti jam penutupan jalan yakni pukul 18.00 WIB.

Penerapan PPKM Darurat mengingat data skor labeling Kota Bandung yang masih berada di zona merah dan terjadi penurunan skor. Dimana skor periode saat ini pada tanggal 21 Juni sampai 27 Juni 2021 berada di angka 1,69 sedangkan periode sebelumnya pada tanggal 14 Juni sampai 20 Juni 2021, skornya berada di angka 1,72.

Baca juga: Wali Kota Sebut Covid-19 Varian Delta Ada di Kota Bandung, Tetap Tenang

“Hal ini menandakan kondisi sangat kritis, sehingga diperlukan antisipasi dan peningkatan kewaspadaan, dengan melaksanakan PPKM Mikro di seluruh wilayah kelurahan dan kecamatan di Kota Bandung,” jelasnya.

Disamping itu, pihaknya telah melakukan antisipasi lainnya seperti pembatasan aktifitas sosial dengan pembubaran kerumunan, penutupan tempat ibadah, tidak ada kegiatan seni budaya.

“Jam operasional aktivitas ekonomi sampai dengan pukul  17.00 WIB,” tegasnya.

Oded juga mengatakan akan mengeluarkan himbauan kepada instansi /perusahaan untuk pelaksanaan WFH sebesar 75 persen.

“Pembatasan mobilitas penduduk dengan  perluasan penutupan jalan dan pemberlakuan jam malam,” paparnya.

Oded juga mengimbau kepada warga Kota Bandung agar lebih disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Jangan lengah karena kita sendiri yang harus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Oded mengingatkan.  (TRI/MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password