Kena Batunya Juga! Buntut Kematian Pacaranya, Bripda Randy Bagus Dipecat Tidak Hormat

Foto: Istimewa

JAKARTA INSPIRA,- Kasus bunuh diri yang dialami oleh seorang mahasiswi bernama Novia Widyasari mendapat tindakan tegas dari pihak kepolisian. Polisi memutuskan untuk memberikan tindakan tegas Bripda Randy Bagus Hari Sasongko, sebagai pelaku dugaan pemerkosaan dan pemaksaan aborsi terhadap Novia Widyasari.

Terhitung sejak haru 5 Desember 2021, Bripda Randy secara tegas dihentikan dan dipecat secara tidak hormat. Buntut pemecatan dilakukan karena adanya indikasi pelanggaran kode etik yang dilakukan Bripda Randy.

“Tindak tegas baik sidang kode etik untuk dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Senin (6/12/2021).

Tak hanya dipecat secara tidak hormat, Bripda Randy juga akan diproses sesuai pelanggaran hukum yang ia lakukan. Ia dikenai sejumlah pasal pidana yang membuatnya hukumannya bisa berakibat penjara lebih dari 5 tahun.

Sementara itu Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan perbuatan Bripda Randy melanggar hukum internal kepolisian nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik. Sedangkan secara pidana umum, juga akan dijerat Pasal 348 Juncto 55

“Kita akan menerapkan pasal-pasal tersebut kepada anggota yang melakukan pelanggaran. Sehingga tidak pandang bulu, dan hari ini yang terduga sudah diamankan di Polres Mojokerto Kabupaten,” tuturnya menjelaskan.

Perlu diketahui, Bripda Randy Bagus Hari Sasongko adalah oknum anggota polisi dibalik meninggalnya Novia Widyasari. Wanita tersebut sempat membagikan tindakan yang dilakukan oleh Bripda Randy pada dirinya, sebelum akhirnya ditemukan bunuh diri pada hari Kamis (2/12/2021) lalu di makam ayahnya yang berlokasi di Desa Sooko, Mojokerto, Jawa Timur. (MSN)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password