Kemenag Ingatkan Patuhi Aturan One Gate Policy untuk Keberangkatan Jemaah ke Tanah Suci

Foto: Ilustrasi

JAKARTA INSPIRA,- Kementerian Agama (Kemenag) terus memberikan peringatan kepada para jemaah untuk tetap mematuhi semua kebijakan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi, dalam pelaksaan ibadah umrah kali ini.

Dirjen Penyelenggara Haji Umroh Hilman Latief, mengatakan kebijakan itu di antaranya adalah one gate policy (OGP). Yakni para jemaah umrah hanya boleh berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

“Kita komunikasikan kepada Sekjen Kesthuri Artha Hanif, untuk tetap bisa memegang komitmen bersama mengenai one gate policy,” kata Hilman, Senin (10/1/2022).

Kebijakan OGP itu tetap harus dijalankan berapapun jumlah jemaahnya yang akan berangkat. Karena kebijakan ini sudah disepakati antara Kemenag dan semua asosiasi penyelenggara ibadah umrah dan haji khusus.

“Berapapun jumlahnya mau 10 jemaah, mau 15 jemaah kemarin 400 diberangkat komitmen OGP,” ujarnya.

Hilman memberikan apresiasi, pendekatan Kesthuri kepada Kementarian Agama sehingga Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyetujui keberangkatan ibadah. Dari hasil persetujuan Menag Yaqut itu kata Hilman, pada hari Sabtu (8/1/2022) kemarin sebanyak 419 jamaah umroh perdana berhasil diberangkatkan.

“Alhamdulillah pak Sekjen Artha Hanif berusaha meyakinkan Menterinya, terimakasih karna saya juga senang memberikan sambutan di sini andaikan tidak ada yang mendukung tidak ada yang 419 jamaah diberangkatkan,” katanya.

Hilman menegaskan selain patuh terhadap aturan pemerintah dalam negeri, jemaah juga harus patuh terhadap aturan pemerintah luar negeri dalam hal ini Arab Saudi.

Aturan itu di antaranya adalah menggunakan vaksin yang direkomendasikan Arab Saudi dan karantina selama lima hari.

“Aturan itu harus dijalankan tidak boleh main-main, kalau di sini istilahnya bisa cincay, di sana jangan,” katanya. (MSN)

 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password