Kemenag Ingatakan Umat Muslim Jadikan Masjid Sebagai Simbol Aktif Persatuan

Foto: Ilustrasi

JAKARTA INSPIRA,- Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Fuad Nasar, mengingatkan kalau masjid tak hanya sekadar bangunan yang bersifat fisik, lebih dari itu merupakan bangunan akidah untuk memperbaiki kualitas hidup beragama.

“Masjid adalah tempat utama untuk membina kesalehan beragama,” ucapnya di Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Fuad mengatakan, masjid merupakan pranata keagamaan terbesar sebagai lembaga risalah yang mengabadikan nilai-nilai perjuangan Nabi Muhammad SAW.

“Sepanjang sejarah sejak abad pertama, masjid berperan sebagai pusat ibadah, pusat dakwah, dan pusat kebudayaan Islam. Oleh karena itu, masyarakat masa kini harus bisa menjadikan masjid sebagai tempat memperbaiki diri,” jelasnya.

Fuad juga mengatakan kalau masjid merupakan simbol aktif persatuan umat. Makah al itu menjadi kewajiban umat Islam untuk menjaga kehormatan masjid dari segala hal yang dapat menodai kesuciannya.

“Masjid itu tempat yang suci, sehingga dalam Al-Qur’an disebut masajidallah (masjid Allah),” ujarnya.

Menurutnya setiap pribadi dan generasi muslim, harus memiliki keterpautan hati dengan masjid, karena bisa menjadi benteng akhlaqul karimah di tengah perubahan sosial, polusi moral, dan keguncangan nilai-nilai yang terjadi di masyarakat.

“Umat Islam yang rajin ke masjid, seyogyanya menjadi umat yang tercerahkan, baik hati maupun pikirannya, menjadi umat yang terbentuk kesalehan ritual maupun kesalehan sosialnya,” kata dia. (MSN)

 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password