Kelompok Muslim Kanada Tuntut Pemerintah Atasi Segara Islamofobia

Foto: Istimewa

TRENTON INSPIRA,- Sebuah kelompok Muslim di negara Kanada menuntut kepada semua tingkat pemerintahan untuk segera mengadakan KTT Aksi Nasional membahas soal Islamofobia. Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM), membuat petisi daring dan telah mengumpulkan 22.287 tanda tangan hingga Rabu (9/6/2021) sore kemarin.

Seruan ini terjadi akibat kejadian pembunuhan kepada empat anggota keluarga Muslim, yang menjadi korban serangan teroris tabrak lari di London, Ontario, pada hari Minggu (6/6/2021) lalu.

“Kami menyerukan kepada semua tingkat pemerintahan – federal, provinsi, teritorial, kota – di seluruh negeri bersatu dalam KTT Aksi Nasional tentang Islamofobia untuk mengambil tindakan segera membongkar bentuk kekerasan Islamofobia dan Islamofobia sistemik,” ujar mereka dalam sebuah pernyataan dikutip di Anadolu Agency, Kamis (10/6/2021) kemarin.

Baca juga: Pembunuhan Keluarga Muslim Jadi Bukti Lazimnya Islamofobia di Kanada

Mereka juga menyebut tindakan tersebut merupakan hal yang sangat diperlukan dan mendesak, untuk memastikan tidak ada lagi orang lain yang menderita seperti yang dialami #OurLondonFamily.

Salah satu perwakilan dari Masjid London, Nusaiba Al-Azem, juga ikut menuntut sebuah aksi pertemuan tinggi segera tentang Islamofobia.

Salman Afzaal bersama sang istri Madiha Salman, putri mereka yang berusia 15 tahun Yumna Afzaal dan ibu Salman Afzaal tewas dalam sebuah kecelakaan yang telah direncanakan. Putra mereka, Fayez kini  masih dirawat di rumah sakit akibat cedera serius.

Mereka ditabrak sebuah truk ketika berjalan-jalan dan berdiri di persimpangan. Lalu ada truk seberat setengah ton melompati trotoar dan menabrak mereka.

Perdana Menteri Justin Trudeau, yang berjaga di London, mengatakan tidak ada keraguan bahwa itu adalah serangan teroris yang dimotivasi oleh kebencian.Kejadian itu bukanlah serangan menghebohkan pertama terhadap Muslim di tanah Kanada. Empat tahun yang lalu pada tanggal 29 Januari 2017, seorang pria bersenjata menyerang Masjid Kota Quebec, menewaskan enam jamaah dan melukai 19 lainnya.

Langkah NCCM mengikuti aksi berjaga yang dilakukan sehari sebelumnya di London dan seluruh Kanada, yang dihadiri oleh ribuan orang.

Baca juga: PM Kanada Kecam Pembunuhan Satu Keluarga Muslim di Ontario

Beberapa pihak mendesak para politisi bukan hanya untuk mengungkapkan insiden nahas itu, namun mengambil langkah-langkah memerangi Islamofobia. NCCM juga membuat catatan menantang dalam pernyataannya.

“Kami tidak akan pernah terintimidasi. Kami tidak akan pernah berhenti berbaris untuk cinta, keadilan dan kebaikan. Kami mendukung #OurLondonFamily.”

Tidak ada pejabat pemerintah yang menanggapi seruan untuk bertindak ini.

Sementara secara terpisah, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) yang berbasis di AS, meminta Presiden AS Joe Biden mengutuk dan menghadapi fenomena Islamofobia global yang berkembang setelah serangan itu.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di Amerika itu juga mendesak Biden menunjuk seorang utusan khusus untuk memantau dan memerangi Islamofobia. Islamofobia disebut telah menyebar dari Amerika dan membahayakan Muslim di Austria, China, Burma, Prancis, India, Israel, Kashmir dan banyak negara lainnya. (MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password