Kata Polri Soal Transaksi Jual-Beli Narkoba Rp120 Triliun: PPATK Serahkan ke Penyidik Lain

Foto : Ilustrasi

JAKARTA INSPIRA,- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Dittipidnarkoba Bareskrim) Polri, memang sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terkait adanya temuan transaksi keuangan jual-beli narkoba senilai Rp 120 triliun.

Transaksi itu terjadi dalam kurun waktu lima tahun yakni sepanjang tahun 2016 hingga 2020. Temuan itu telah diserahkan PPATK kepada penyidik lain dan bukan ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Kendati demikian Dittipidnarkoba memastikan kesiapannya untuk menindaklanjuti jika nantinya menerima temuan tersebut.

“Terkait adanya rekening Rp 120 triliun yang dicurigai sebagai hasil transaksi narkoba sudah diserahkan PPATK ke penyidik lain, bukan ke penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Manakala diserahkan ke kami, maka siap untuk ditindaklanjuti,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar, Kamis (14/10/2021).

Krisno tidak menjelaskan siapa penyidik lain yang menerima temuan PPATK tersebut, namun Krisno hanya memastikan Dittipidnarkoba dan PPATK tetap terus berkoordinasi serta sepakat akan meningkatkan kerja sama, dalam penanganan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pemberantasan peredaran gelap narkotika.

“Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan PPATK bersepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba melalui optimalisasi penyidikan TPPU,” ungkapnya.

Krisno menyampaikan, salah satu bentuk kerjasamanya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan PPATK bakal menelusuri TPPU terkait pengungkapan kasus dua pabrik obat keras ilegal, di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada akhir bulan September 2021 kemarin.

“Dittipidnarkoba Bareskrim Polri akan bekerjasama dengan PPATK untuk penyidikan TPPU pada produksi atau peredaran gelap obat-obat keras ilegal di dua TKP, di wilayah DIY,” kata dia.  (MSN)

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Lost Password