Kafe, Resto, dan Rumah Makan Kota Bandung Terapkan Prokes Ketat Secara Masif

Foto: Dok. beritainspira.com

BANDUNG INSPIRA,- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus melakukan monitoring sejumlah kafe, resto dan juga rumah makan. Hal itu dilakukan guna melihat kesiapan dan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.

Salah satu lokasi dilakukannya simulasi serta monitoring yakni Jenderal Kopi Nusantara Buwas Bandung.  Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sejumlah area di lokasi tersebut juga mendapat perhatian.

“Selain itu juga mereka memberikan arahan kepada kami  untuk senantiasa melengkapi beberapa aspek yang memang dianggap perlu,” ungkap Edbert Luhur selaku Owner Jenderal Kopi Nusantara Buwas, Senin (2/8/2021).

Disampaikan Edbert, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan dengan lengkap.

Baca juga: Gratis! Rumah Zakat Buka Layanan Pinjam Oksigen dan Ambulan

“Seluruh Karyawan telah menerima Vaksi hingga 2 tahap. Peralatan Makan di sterilisasi dengan menggunakan UV box setelah dicuci dengan bersih,” ujarnya.

Bahkan, sambung Edbert, sebelum memasuki area restoran, pengunjung diwajibkan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, kemudian dilanjutkan dengan pengecheckan suhu.

Setelah itu, barang barang yang dibawa oleh pengunjung wajib disterilisasi didalam UV box. Jenderal Kopi Nusantara Buwas tetap membatasi kapasitas pengunjung yaitu 25% dari total kapasitas yang ada.

“Sehingga dapat disimpulkan bahwa Jenderal Kopi Nusantara Buwas siap untuk beroperasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah. Harapan kami, setelah berakhirnya PPKM Level 4 akan ada pertimbangan dari Pemerintah agar ada relaksasi bagi para pelaku usaha kafe, resto dan rumah makan,” tandasnya.

Baca juga: Pakar Ingatkan Kesehatan Kucing di Masa Pandemi

Sementara Ketua Harian Asosiasi Kafe, Resto, dan Rumah Makan (Akar) Bonbon mengatakan, simulasi akan dilakukan untuk seluruh usaha kuliner yang ada di Kota Bandung sebelum dinyatakan siap untuk dine in.

“Simulasi akan dilakukan kesemua pengelola usaha kuliner. Kami berharap segara ada jalan agar usaha kuliner bisa pulih kembali,” tandasnya (TRI)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password