Ini Dia Peninggalan Nabi Ibrahim As

RISALAH INSPIRA,- Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu Nabi yang wajib diimani oleh setiap umat Muslim. Bapak dari para nabi ini merupakan ulul azmi atau golongan nabi yang memiliki ketabahan luar biasa dalam perjuangan dakwahnya.

Dalam perjalanan dakwahnya, Nabi Ibrahim AS memiliki pengaruh yang besar dalam peribadatan umat Islam, terdapat berbagai peninggalannya yang kini dapat disaksikan. Berikut peninggalan-peninggalan Nabi Ibrahim AS.

Kaabah dan Hajar Aswad

Kaabah adalah Baitul Murabba’ yakni bangunan persegi empat, bangunan yang muncul kepermukaan tanah, tau bermakna Al-Ghurfah artinya kamar-kamar adalah bangunan persegi empat terletak ditengah bangunan Masjidil Haram. Dan Kaabah merupakan kiblat untuk seluruh  umat Muslimin.

Allah SWT menyebutkan bahwa Kaabah adalah rumah yang mula-mula didirikan sebagai tempat beribadah manusia.

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (QS. Ali Imran [3]: 96).

Pembangunan Kaabah pada zaman Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As diabadikan oleh Allah SWT dalam Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 127

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggalkan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdo’a), ‘Ya Tuhan kami terimalah dari kami (amalan kami), sesungguhnya Engkau lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al –Baqarah[2]: 127).

Jalan purba bekas Nabi Ibrahim As yang menembus Palestina

Masar Ibrahim merupakan bagian dari sebuah proyek yang lebih luas, Jalur Ibrahim, sebuah jalan setapak yang panjang merayakan jalur membelah Timur Tengah yang dilakukan oleh lelaki yang dianggap oleh sejumlah kalangan sebagai bapak dari bangsa Arab dan Yahudi.

Peperangan menutup jalur ini di Suriah, dan jalur di bagian selatan Turki melewati daerah yang sekarang ini kurang aman. Tetapi bagian di Tepi Barat merupakan yang paling sukses. Ratusan wisatawan asing dan warga lokal Palestina menggunakan jalur itu setiap tahun, melewati batas budaya dan agama dan menghancurkan stereotipe.

Maqam Ibrahim

Situs peninggalan Nabi Ibrahim As ini menjadi salah satu tempat yang elalu dikerumuni Jemaah haji dan umrah ketika melaksanakan thawaf. Maqam ini artinya bukanlah bermakna sebagai tempat peristirahatan terakhir, namun artinya merupakan prasasti peninggalan zaman Nabi saja.

Maqam Ibrahim adalah sebuah batu yang dibawa oleh Nabi Ismail untuk ayahnya, Nabi Ibraim untuk menjadi pijakan saat membangun dinding Kaabah yang tinggi. Kemudian atas izin Allah lama kelamaan berubah menjadi lunak hingga telapak kaki Nabi Ibrahim tercetak di atasnya.

Ibadah Kurban

Pada saat itu, Nabi Ibrahim As mendapatkan wahyu dari Allah SWT untuk berkurban dengan menyembelih  anaknya, Nabi Ismail. Ketika itu, Ismail menerimanya dengan ikhlas karena hal tersebut merupakan perintah Allah SWT. Namun, atas izinNya Allah SWT menggantinya dengan kambing untuk berkurban.

Hingga kini, berkurban dengan hewan ternak seperti kambing, domba, sapi atau unta, memiliki keutamaan yang besar bagi umat Islam dalam menjalankan Ibadah tersebut.

(RISAL)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password