Hari Pertama, Siswa SMAN 5 Bandung Semangat Berangkat Sekolah Belajar Tatap Muka

Foto: Dok. beritainspira.com

BANDUNG INSPIRA,- Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM), setelah sekian lama belajar jarak jauh, di Kota Bandung, Jawa Barat terpantau lancar.

Seperti yang terlihat di SMAN 5 Kota Bandung yang hari ini turut menggelar belajar tatap muka di dalam kelas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Eka Hariyanto, menjelaskan sebelum PTM dilaksanakan pihak sekolah sudah mempersiapkan segala sarana, prasarana. Termasuk pedoman Standar Oprasional Prosedur(SOP) yang diturunkan sekolah, yang sebelumnya sudah diverifikasi oleh tim satgas kewilayahan hingga dimonitoring.

“Untuk saat ini Sekolah sudah siap melakasanakan PTM, karena SOP sudah terverifikasi oleh satgas kewilayahan dan sarana prasarana sudah diverifikasi oleh satgas kewilayahan,” kata eka, kepada beritainspira.com Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Pantau PTM Jakarta, Wapres RI Imbau Sekolah Ambil Keputusan Tegas Bila Terjadi Sesuatu

Eka mengatakan hampir semua guru dan siswa sudah mendapatkan dosis vaksin Covid-19. Eka juga mengaku ada beberapa hal yang mendapatkan koreksi dati tim pengawas satgas PTM. Namun sejauh ini proses belajar dalam kelas di hari pertama berjalan sesuai harapan.

Sementara itu, pihak orang tua siswa yang anaknya bersekolah di SMAN 5 Bandung sudah menyetujui surat pernyataan dan mengisi formulir secara online, yang mendukung PTM kali ini.

Pihak sekolah juga telah mempersiapkan ruang UKS yang diawasi oleh pihak satgas dan puskesmas terdekat.

Menurut Eka proses PTM yang berlangsung di Kota Bandung khususnya di SMAN 5 Kota Bandung menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Hal yang paling diutamakan terhadap kapasitas siswa kelas 12 adalah maksimal 25 persen per kelas, itu artinya ada 36 orang siswa yang berada di sekolah.

“Jadi hanya 9 orang yang masuk kelas sisanya Pembelajaran Jarak Jauk (PJJ), secara online, guru pun mengajar dikelas sambil mengajar online juga,” kata Eka.

Baca juga: Belum Semua Sekolah Dibuka, PTM di Kabupaten Bandung Terapkan Prokes Ketat

Eka juga memaparkan untuk kelas 10 dan kelas 11, masih harus menunggu hasil evaluasi dari kelas 12 selama PTM berlangsung hingga 1 bulan kedepan. Baru setelah itu jika hasil evaluasi baik maka para murid kelas 10 dan kelas 11 akan diizinkan untuk melakukan belajar tatap muka dan bertemu dengan guru mereka dalam kelas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan belajar berjalan secara khidmat dan bahkan murid pun menyimak materi pelajaran dengan antusias.

Pihak sekolah juga memberikan imbauan kepada orang tua siswa untuk memastikan anaknya dalam kondisi sehat.

“Bila ada yang sakit sedikit pun lebih baik belajar secara onlinem. Karena selama sepekan sekali, kami melakukan pengecekan kesehatan siswa,” kata dia. *** (MAGANG) (TRI/MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password