Hari Pertama Diterapkan, PPKM Darurat Diklaim Berjalan Lancar

Foto: Istimewa

BANDUNG INSPIRA,- Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menilai Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jabar sudah terlaksana dengan baik. Dalam tinjauanya, ia melihat pergerakan masyarakat terbilang sepi dibanding biasanya.

“Syukur alhamdulillah, kesadaran masyarakat di Jabar tinggi. Apalagi, pos-pos penjagaan dan penyekatan sudah siap ditambah adanya Perda yang mengatur sanksi serta pelanggarannya sudah boleh diterapkan per hari ini,” ujarnya, Sabtu (3/7) di Stasiun Bandung.

Uu menjelaskan, ada tiga kategori yang diperbolehkan untuk buka selama PPKM Darurat, seperti supermarket untuk kebutuhan pokok, apotek atau toko obat, hingga restoran dan makanan cepat saji dengan hanya melayani take away.

“Kami harap PPKM mikro darurat minimal bisa sama dengan PSBB pada saat pertama kali dilakukan,” kata Uu.


Baca juga: Pedagang ITC Bandung Tolak PPKM Darurat: Kami Mau Makan Apa?

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan pihaknya sudah bersiaga di pos-pos penyekatan yang disediakan.

“Ada sebanyak 106 titik penyekatan mulai ring 3, 2, dan 1 untuk membatasi pergerakan masyarakat,” katanya.

Ada pun ring 3, yakni berada di gerbang-gerbang pintu tol. Dia menegaskan bagi masyarakat yang hendak masuk ke wilayah Kota Bandung mesti menunjukkan surat hasil rapid antigen atau PCR, serta melengkapi minimal surat vaksin pertama.

“Kalau tidak ada itu semua, mohon maaf kami putar balikkan. Kami juga adakan penyekatan di ring 2 dan 1 yang berada di dalam kota. Jadi, mohon maaf bagi warga Kota Bandung yang biasa nongkrong-nongkrong untuk ditahan dulu,” kata Irjen Ahmad. (TRI)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password