Gubernur Jabar Minta Destinasi Wisata di Zona Merah Ditutup

ridwan-kamil
Foto: Istimewa

BANDUNG INSPIRA,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta sektor wisata di wilayah Jabar yang masuk zona merah agar ditutup. Sejauh ini tercatat ada dua daerah yang masuk kategori zona merah yakni berada di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

“Jawa Barat juga selalu melihat setiap ada menjelang libur panjang kenaikan kasus pasti naik. Sehingga per hari ini ada kenaikan seluruh Indonesia itu 2 persen. Dulu tahun lalu kenaikan di atas 90 persen. Makanya dengan berat hati saya sampaikan, di hari ini, di minggu ini ada dua zona merah datang lagi ke Jawa Barat satu KBB dan satu lagi kota Tasikmalaya,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil, Rabu (5/5/2021).

Menurut Kang Emil, sesuai arahan dari Kapolri, destinasi wisata yang berada dalam lingkungan zona merah disarankan untuk ditutup. Pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan kepala daerah di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya untuk mensosialisasikan arahan tersebut.


Baca juga: Gubernur Ridwan Kamil Sebut Ada 158 Titik di Jabar yang Dijaga Petugas 24 Jam


“Sesuai arahan Kapolri yang zona merah khususnya itu pariwisata akan ditutup. Jadi saya titip ke Pak Kapolda, kepada yang masuk zona merah agar tidak ada lagi destinasi pariwisata dan disosialisasikan kepada masyarakat. Saya sudah menyampaikan juga kepada Bupati, kepala daerah terkait, kira-kira begitu,” tuturnya.

Sementara itu, unutk destinasi wisata yang ada di zona oranye, Kang Emil mengatakan pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu. Namun sesuai arahan di rekomendasikan juga ditutup.

“Zona oranye akan di konsultasikan, memang arahannya juga tidak. Tapi yang terpantau secara tegas zona merah,” kata dia.

Sebelumnya, Dua daerah di Jawa Barat masuk ke dalam zona dengan risiko penularan COVID-19 yang tinggi atau zona merah. Berdasarkan laporan dari situs covid19.go.id, dua daerah itu yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

Sekadar diketahui sejak pertengahan Maret lalu, Jabar nihil zona merah. Namun demikian pergeseran zona hijau (resiko penularan Covid-19 rendah) dan zona kuning (resiko penularan Covid-19 sedang) hilir mudik berganti selama hampir delapan pekan.


Baca juga: Ribuan Tenaga dan Pekerja Pariwisata Kota Bandung Ikuti Vaksinasi Dosis Pertama


Berdasarkan data yang dilansir dari pik.bandungbaratkab.go.id, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 6.224 kasus. Saat ini terdapat 615 pasien aktif yang masih dirawat atau menjalani isolasi, 5.532 orang dinyatakan sembuh dan 77 orang meninggal dunia.

Kasus Covid-19 di Bandung Barat paling banyak di kecamatan Lembang (total 1.154 kasus), Ngamprah (total 941 kasus) dan Padalarang (total 649 kasus). Sedangkan di Kota Tasikmalaya dari laman Pikobar tercatat ada 5.655 total kasus terkonfirmasi COVID-19. 1.119 orang di antaranya masih menjalani isolasi, 4.350 orang telah sembuh dan 32 orang meninggal dunia. (MSN)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password