Beli Obat via Snapchat, Remaja Ini Malah Tewas Overdosis

DUNIA INSPIRA,- Seorang remaja tewas overdosis usai mengonsumsi obat palsu yang ia beli via Snapchat. Remaja bernama Alexander itu mengira pil yang ia pesan adalah oxycodone.

Korban yang masih berusia 14 tahun sempat menerima perawatan karena penyalahgunaan narkoba sebelum nyawanya tak tertolong. Ibu korban, Amy mengatakan pil yang diterima ternyata dicampur dengan fentanil.

“Alexander meminum satu pil yang mengandung fentanyl. Itu cukup untuk membunuh dia dan empat orang lainnya,” kata sang ibu.

Fentanil adalah opioid sintetik yang telah masuk ke dalam obat pesta dan obat resep dan seratus kali lebih kuat daripada morfin.

Alexander meninggal di kamar tidurnya dengan waktu kematian 09:50 dan pusat rehabilitasi menelepon untuk mengonfirmasi tempatnya di fasilitas sekitar empat menit kemudian.

Amy menjelaskan bahwa putranya memang sering bereksperimen dengan obat-obatan dan membeli pil lewat Snapchat.

Semakin banyak orangtua di Amerika Serikat yang kehilangan anak karena overdosis setelah memesan obat di Snapchat. Alexander adalah kasus kematian ke-427 di Orange County akibat overdosis.

Sang ibu telah bertemu dengan eksekutif Snapchat dan menuntut perusahaan untuk memberantas penjualan obat di platform.

Seperti banyak industri, perdagangan narkoba telah berkembang menggunakan teknologi dengan perkembangan dari “dark web” dan cryptocurrency anonim ke aplikasi media sosial. (SON)

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Lost Password