Badan Malah Gemuk Saat Berhenti Merokok? Ini Penjelasannya

HEALTH INSPIRA,- Bagi banyak perokok aktif, berhenti merokok tentu bukan hal yang mudah. Di sisi lain, menjadi gemuk akibat berat badan naik sering kali dikeluhkan oleh mereka yang memutuskan berhenti merokok.

Mengapa efek samping itu bisa terjadi?

Ternyata, ada penjelasan ilmiah yang mendukung mengapa bisa demikian.

Sebuah riset di jurnal Drug and Alcohol Dependence menyebutkan bahwa otak bisa menjadi penyebab keinginan lebih banyak makan makanan tidak sehat, sebab ia dapat mengisi kekosongan yang disediakan nikotin.

“Kami melihat apakah penghentian nikotin akut meningkatkan asupan junk food, tinggi garam, lemak, dan gula, dan bagaimana reseptor penghilang stres dari sistem opioid terlibat,” ucap penulis studi Mustafa al-Absi, seorang psikolog sekaligus profesor.

Baca juga: Studi: Empat Persen Kasus Kanker Ternyata Akibat Konsumsi Khamar

Para peneliti mengumpulkan sekelompok perokok dan non-perokok yang berusia antara 18 dan 75 tahun. Semua peserta diinstruksikan untuk berhenti merokok selama 24 jam.

Mereka juga diberi 50 miligram naltrexone (obat yang biasa digunakan untuk mengobati gangguan penggunaan opioid dan gangguan penggunaan alkohol) atau plasebo.

Para peneliti mencatat bahwa alasan obat tersebut adalah untuk membantu menormalkan asupan kalori perokok ke tingkat yang sejalan dengan kelompok bukan perokok.

Peserta kemudian diminta untuk memilih dari pilihan makanan ringan, yang terdiri dari pilihan yang bergizi dan tidak sehat.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa perokok yang tidak diberi obat lebih mungkin untuk meraih pilihan makanan ringan yang tidak sehat dibandingkan dengan bukan perokok dalam kelompok tersebut.

“Temuan penelitian ini mungkin terkait dengan penggunaan makanan, terutama yang tinggi kalori, untuk mengatasi efek negatif dan tekanan yang menjadi ciri perasaan yang dialami orang selama penghentian merokok,” kata al-Absi.

Ia menyimpulkan bahwa hasil penelitian praklinis dan klinis menunjukkan bahwa tingkat stres dapat meningkatkan kesukaan seseorang terhadap makanan yang tinggi lemak dan gula.

Baca juga: 5 Tips Efektif Berhenti Merokok dari Ahli Penyakit Dalam

Penelitian lain menunjukkan bahwa makan junk food dapat menyebabkan pelepasan dopamin secara tiba-tiba di otak yang mirip dengan obat-obatan seperti nikotin.

Terlepas dari kekhawatiran penambahan berat badan, ingatlah bahwa berhenti merokok adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan. (SON)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password