Asosiasi Televisi Nyatakan Semua Siap Bersiaran Digital

Foto : Ilustrasi

JAKARTA INSPIRA,- Asosiasi televisi menyatakan siap untuk menyiarkan televisi teresterial digital.

“Dari 10 anggota, kami telah siap bersiaran digital, terutama di daerah yang direncanakan untuk melakukan analog switch off tahap pertama,” kata Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia, Syafril Nasution., Jumat (6/8/2021).

Kesiapan untuk bersiaran digital juga dinyatakan Asosiasi Televisi Lokal Indonesia, namun mereka menitikberatkan bagaimana implementasi siaran digital nanti terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.

“Kami sangat siap pindah ke digital,” tegas Ketua Asosiasi Televisi Lokal Indonesia, Bambang Santoso.

Baca juga: ASO Tahap 1 Ditunda, Alasan Pemerintah Fokus Dulu Tangani Covid-19

Kesiapan siaran digital di daerah, menurut Santoso, bukan lagi terletak pada kemampuan stasiun televisi, melainkan apakah masyarakat sudah siap untuk menerima siaran televisi teresterial digital.

Berdasarkan hasil survei mereka ke lapangan, penerimaan siaran televisi teresterial digital di masyarakat belum merata, baik dari segi kepemilikan pesawat televisi yang bisa menangkap siaran digital maupun set top box.

Asosiasi, menurut Santoso, perlu lebih sering mengajak masyarakat dan komponen lainnya yang terlibat untuk pindah ke siaran televisi teresterial digital. Selain soal kesiapan masyarakat, menurut Santoso, yang perlu diperhatikan dalam siaran televisi digital adalah konten.

Baca juga: 3 Pejabat Utama Pemprov Jabar Dirotasi Gubernur

Siaran televisi di daerah yang termasuk ASO tahap I, menurut Syafril, kini berlangsung siaran simulcast atau siaran televisi analog dan digital secara bersamaan.

Mereka berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika secepatnya menyalurkan perangkat set top box agar ketika siaran analog berhenti di wilayah tersebut, sehingga masyarakat tetap bisa menikmati siaran televisi.

Set top box subsidi akan dibagikan kepada keluarga miskin berdasarkan data Kementerian Sosial. Perangkat tersebut berasal dari komitmen penyelenggara multipleksing di wilayah siaran dan pemerintah, jika, set top box belum mencukupi. (MSN)

Sumber: ANTARA 

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Lost Password