Asah Kreativitas Dimasa Pandemi, Disdik Jabar Gelar Lomba Foto

BANDUNG INSPIRA,- Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 1.5 tahun diharapkan tidak membuat masyarakat larut dalam ketakutan, bahkan sebaliknya menjadi satu semangat baru, salah satunya dengan berkarya dan berkreasi.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dedi Supandi, Selasa (22/9/2021). Atas dasar itulah, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mengajak peserta didik maupun guru dan tenaga kependidikan tingkat SMA, SMK dan SLB untuk unjuk kebolehan ambil bagian dalam lomba foto PPKM alias Photo Photo Kreativitas Mu.

Pada ajang yang mengusung tema ‘Alun-alunku di Masa Pandemi’ tersebut Disdik Jabar telah menyiapkan sejumlah hadiah.

“Dengan lomba ini, diharapkan para peserta baik itu siswa dan siswi maupun para pendidik bisa tetap berkreasi. Artinya, jangan sampai pandemi Covid-19 ini dijadikan halangan untuk berkreativitas,” tuturnya.

Untuk teknisnya, Dedi menjelaskan, para peserta dapat mengirimkan karyanya yang memiliki pesan optimisasi Alun-alun sebagai ruang publik kota dan identitas kearifan lokal. Sementara untuk batas waktu pengiriman karya bisa dilakukan pada 17 September hingga 1 Oktober 2021.

Disamping itu, para peserta juga diharuskan memenuhi persyaratan dan ketentuan umum sebanyak 10 poin untuk kategori siswa dan 9 poin kategori guru dan tenaga kependidikan. Untuk peserta kategori siswa, poin pertama yaitu merupakan Peserta Didik tingkat SMA, SMK, SLB di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

“Sedangkan untuk kategori guru dan tenaga kependidikan harus guru dan tenaga kependidikan SMA, SMK dan SLB di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,” terangnya.

Untuk hadiah, sambung Dedi, pihaknya telah menyediakan gadget bagi para pemenang, mulai dari smartphone, tablet hingga laptop. Diharapkannya, hadiah ini dapat menjadi manfaat bagi para peserta baik siswa maupun guru dalam menjalankan aktivitas kesehariannya agar kian kreatif dan terus membuat karya.

Lebih jauh ia menyampaikan terkait aspek penilaian yaitu ada tiga poin, pertama karya harus memiliki pesan yang kuat dalam rangka melestarikan dan optimlaisasi Alun-alun sebagai ruang publik kota dan identitas kearifan lokal. Poin kedua, mengenai aspek teknis dilihat dari komposisi foto, pengambilan angle, moemen dan pencahayaan.

“Dan ketiga yaitu dinilai dari artistik. Jadi keselarasan dan kedalaman visualisasi foto terhadap unsur tema harus baik,” katanya.

Dedi juga mengatakan, para peserta yang tidak memiliki kamera DSLR, Pocket, maupun mirrorless tidak perlu berkecil hati. Karena dalam syarat dan ketentuan diperbolehkan menggunakan kamera smartphone. Hanya saja tidak boleh menggunakan Drone,
lokasi foto di seluruh Jawa Barat, semua karya foto harus diambil pada periode waktu permotretan antara 17 September 2021 sampai dengan 1 Oktober 2021.

“Selanjutnya, peserta juga harus melakukan repost poster lomba dan melakukan tag kepada 3 temannya. Dan jangan lupa pada saat proses pengambilan gambar harus tetap mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Peserta lomba wajib untuk follow akun instgram @disdikjabar juga Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat @dedisupandhi dan @tikomdik_disdikjabar. Selain itu, melakukan subscribe pada akun Youtube Disdik Jabar dan Tikomdik Disdik Jabar. Juga wajib untuk “like” fanspage facebook Tikomndik Disdik Jabar.

Secara lengkap info pendaftaran dan petunjuk teknis dapat diunduh pada link berikut, https:bit.ly/JuknisLombaFoto_GTK untuk kategori guru dan tenaga kependidikan. Sementara untuk ketegori siswa di https:bit.ly/JuknisLombaFoto_Siswa. Atau dilihat pada akun instagran @disdikjabar dan @dedisupandhi. (TRI/GIN)

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Lost Password