Alasan Mengapa Nabi Musa AS Sering Disebut di al-Quran

ilustrasi-risalah

RISALAH INSPIRA,- Nabi Musa AS merupakan nabi ke-14 dari 25 nabi yang kita imani. Diutus oleh Allah SWT di tengah kekejaman penguasa Mesir saat itu, Raja Firaun yang menganggap dirinya sebagai tuhan. Nabi Musa AS diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyelamatkan kaumnya dari kekafiran.

Termasuk nabi bergelar Ulul Azmi karena kesabarannya dalam menghadapi Bani Israil, dan merupakan nabi yang paling mulia di kalangan Bani Israil. Beliau juga bergelar kalimullah, yang artinya orang yang diajak bicara langsung oleh Allah SWT.

Nabi Musa merupakan satu dari empat nabi yang dikaruniai kitab, yaitu kitab Taurat. Juga salah satu nabi dan rasul yang dikaruniai mukjizat yang luar biasa oleh Allah SWT. Mukjizat tersebut antara lain, tongkat berubah menjadi ular, tangannya bersinar putih, menghukum Firaun dengan kekeringan dan wabah, dan membelah lautan.

Kisah Nabi Musa AS diceritakan dalam al-Quran dan berbagai riwayat. Kisah Nabi Musa AS disebutkan secara terperinci pada empat surat, yaitu QS. Al Baqarah, QS. Al A’raf, QS. Thaha, dan QS. Al Qashas.

Beliau merupakan nabi yang paling sering disebutkan namanya dalam kitab suci al-Quran. Di antara 25 nabi Allah, nama Nabi Musa disebutkan 136 kali.

Ada beberapa hal yang menjadi landasan soal mengapa Nabi Musa AS paling sering disebut dalam Al Quran, dikutip dari beberapa sumber.

Pertama, adanya hubungan yang erat antara syariat Nabi Musa AS dan syariat Nabi Muhammad SAW. Alasan lainnya yaitu karena cobaan dan kesengsaraan yang dialami oleh Nabi Musa AS sangat mirip dengan apa yang dialami Nabi Muhammad SAW. Kesamaan antara Nabi Musa AS dan Nabi Muhammad SAW adalah alasan penting yang mengharuskan fokus pada kisah Nabi Musa.

Dari semua kisah bangsa dan nabi sebelumnya, kisah Nabi Musa AS dan Bani Israil menceritakan sejumlah pengalaman. Pengalaman ini dapat bermanfaat bagi orang-orang di berbagai tingkatan. Kisah Nabi Musa pun tak hanya berhubungan dengan persoalan pribadi, namun berhubungan dengan seluruh bangsa yang Allah selamatkan dari tirani dan penghinaan.

Kisah ini juga memberi tahu kita tentang ketidaktaatan Bani Israil di kemudian hari. Selain itu, pengalaman hidup Nabi Musa dengan umatnya sangat kaya, sehingga dapat memberi manfaat bagi banyak orang.

Seringnya kisah Nabi Musa AS disebutkan dalam Al Quran, menunjukkan bahwa Allah SWT menghendaki agar kita banyak merenungkan dan mengambil manfaat atas kisah tersebut. (MAGANG-004/SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password