Adhitia Sofyan dan Kisah di Sebuah Kota

Adhitia Sofyan

MUSIK INSPIRA,- Adhitia Sofyan adalah penyanyi dan musisi indie asal Indonesia, lahir di Bandung pada tahun 1977. Ia mulai terjun ke industri musik sejak 1990-an.

Adhitia juga dikenal sebagai musisi kamar, karena seluruh lagu dalam albumnya direkam secara independen di kamarnya sendiri.

Salah satu lagunya yang paling populer adalah ‘Adelaide Sky’. Lagu tersebut pernah digunakan sebagai soundtrack di film Kambing Jantan dan Memilihmu.

Uniknya, Adhitia sempat berhenti berkarier dan memilih melanjutkan pendidikan di Sydney, Australia. Ia bekerja sebagai desainer grafis di Matari Advertising sebelum akhirnya bosan dan memutuskan comeback ke dunia musik Indonesia pada 2007.

Baca juga: Seberapa Besar Pengaruh “Awards” Bagi Musisi?

Kini, karya-karyanya tak hanya laku dijual di Indonesia, tetapi sampai ke Jepang. Selama berkarya di industri musik, Adithia sudah menggelar tiga kali tour ke Jepang yaitu pada tahun 2011, 2015, dan 2016. Dia juga pernah tampil tiga kali di Singapura, termasuk di Festival Musik Mosaik yang terkenal di Esplanade.

Bicara mengenai karya, Adhitia Sofyan sering kali menciptakan lagunya sendiri. Setiap lagunya memiliki keunikan dan ceritanya sendiri.

Topik yang ia angkat pun terbilang beragam, mulai dari lagu yang berisi kisah cinta hingga tentang kota-kota yang pernah ia sambangi.

Berikut deretan lagu Adhitia Sofyan yang menggambarkan betapa indahnya, dan kadang terasa menyakitkan, suasana kota di benak seseorang.

1. ‘Forget Jakarta’


Terdapat dalam album kedua Forget Your Plans, lagu akustik ini memiliki nuansa yang terdengar dramatis dan melankolis. ‘Forget Jakarta’ mengisahkan tentang cinta dan kebencian terhadap Jakarta, tentang seseorang yang memaksa diri melupakan kota tersebut dan segala kisah bersama seseorang di masa lalu.

2. ‘Sesuatu di Jogja’


‘Sesuatu di Jogja’ adalah lagu yang sempat ramai diperbincangkan pada tahun 2020, meski sebenarnya sudah dirilis sejak 2017. Lirik lagu ini menceritakan tentang kota Jogja dan segala keindahannya. Adhitia menggunakan sudut pandang seorang pendatang yang sering kali mengunjungi Kota Perjuangan tersebut.

Seperti penggalan lirik, “Ku percaya selalu ada sesuatu di Jogja.” Adhitia menjelaskan bahwa kota Jogja memiliki sesuatu yang sulit dijelaskan, yaitu sebuah perasaan yang tiba-tiba membuat segalanya terasa romantis.

3. ‘Aku Enggan ke Bandung Bila Kau Tak Ada’


Bandung memang dikenal sebagai kota romantis, maka tak heran apabila banyak musisi yang mengangkat kota ini sebagai sebuah karya. Setelah membahas Jakarta dan Jogja, Adhitia Sofyan kali ini membicarakan Bandung dalam lagunya.

Konon, kota ini juga jadi tempat terbaik bagi seseorang untuk jatuh cinta. Tapi meski begitu, tak sedikit orang yang justru patah hati karenanya.

Dalam lagu ini Adhitia Sofyan menyampaikan bahwa Kota Bandung sangat erat dengan kisah romantis, terasa lebih manis jika menghabiskan waktu di sana dengan seseorang yang sangat berarti. Namun, Ketika seseorang ini tidak hadir, maka Bandung pun menjadi tempat yang menyakitkan untuk didiami seorang diri.

Uniknya, lagu yang rilis pada September 2020 ini hanya terdiri dari delapan baris yang diulang sebanyak tiga kali. (SON)

 

Penulis: Nadia Samrotul Fuadah
Editor: Agia Aprilian

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me
Lost your password?

Lost Password