7 Tim NBA dengan “Big 3s” Terbaik Sepanjang Masa

© Clutch Points

SPORT INSPIRA,- Baru-baru ini banyak tim NBA yang membangun tim dengan tiga pemain berlabel bintang, yang biasa disebut sebagai Big 3s atau lebih mudahnya trio.

Jika Anda mengikuti masa free agency NBA, musim ini dunia basket tengah dihebohkan dengan kepindahan Russell Westbrook ke Los Angeles Lakers dan bergabung dengan Lebron James dan Anthony Davis. Bahkan, di musim 2020-2021 Brooklyn Nets membangun tim dengan komposisi lima pemain berpredikat all-stars yang terdiri dari Kyrie Irving, James Harden, Kevin Durant dan Deandre Jordan.

Tentu saja, tidak semua tim mampu membangun skuad dengan mengusung Big 3s. Batasan gaji yang diterapkan NBA jadi salah satu penghalang sebuh tim urung melakukannya.

Meski pada medio 1990 hingga 2010-an banyak tim basket NBA yang memiliki skuad beranggotakan Big 3s, tidak semua dapat meraih sukses secara gemilang.

Lantas, tim mana sajakah yang mempunyai trio berlabel bintang terbaik sepanjang masa? Berikut pilihan kami.

1. Los Angeles Lakers (1986-1987)

(© Andrew D. Bernstein/NBAE)

Skuad berjuluk The Showtime ini dikomandoi oleh pelatih kepala Pat Riley dengan trio oportunis Kareem Abdul-Jabbar, Magic Johnson dan James Worthy. Dengan rekor 65 kemenangan dan hanya menelan 17 kekalahan, Los Angeles Lakers mampu menyikut rival abadinya Boston Celtics dalam 6 pertandingan dan mengamankan gelar ke-10 mereka.

Tidaklah hal mengejutkan ketika Abdul-Jabbar cs. masuk dalam daftar 10 tim terbaik sepanjang sejarah NBA.

2. Chicago Bulls (1995-1996)

Trio Jordan-Pippen-Rodman di Chicago Bulls (© Andrew D. Bernstein)

Musim yang sensasional bagi Chicago Bulls karena mencetak rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim regular. Mereka mencatat 72 kali menang dari total 82 kali bermain. Sangat impresif, kendati rekor tersebut sudah dipecahkan oleh Golden State Warriors dengan 73 kemenangan dari 82 kali bermain. Trio Jordan-Pippen-Rodman menjadi tulang punggung Bulls selama musim 1995-1996.

Michael Jordan sebagai pencetak angka andalan Bulls, Scottie Pippen menjadi pengumpan untuk Mike (panggilan akrab Michael Jordan) dan Scottie Pippen sebagai monster di bawah ring untuk menerima rebound. Tak hanya trio ini, ada dua pemain yang perannya tidak kalah penting yakni Steve Kerr dan Toni Kukoc. Tim yang dinahkodai oleh Phil Jackson ini berhasil menjuarai gelar ke-4 dari 6 total yang Bulls raih selama berlaga di NBA.

Perjalanan di babak playoff pada musim itu juga terhitung mudah untuk Chicago Bulls karena dari total 18 kali bermain Bulls hanya kalah tiga kali untuk dapet merengkuh gelar juara NBA musim 1995-1996.

3. San Antonio Spurs (2006-2007)

Trio Spurs (© Insider)

Trio di bawah asuhan Gregg Popovich ini adalah salah satu trio yang di mana ketiganya tidak lahir di Amerika Serikat. Tim Duncan lahir di U.S Virgin Islands, Tony Parker di Prancis, sedangkan Manu Ginobili lahir di Argentina. Duncan pada akhirnya lebih memilih memperkuat Timnas Amerika Serikat di kompetisi internasional.

Meski hanya finis di peringkat 3 wilayah barat dengan rekor kemenangan 58 kali dari 82 kali bertanding, Spurs mampu menjuarai NBA di musim tersebut dengan menyapu bersih laga final melawan Cleveland Cavaliers.

4. Boston Celtics (2007-2008)

Trio Garnett-Pierce-Allen di Chicago Bulls (© NBAE)

Keputusan manajemen Boston Celtics untuk mendatangkan Kevin Garnett seperti melengkapi kepingan puzzle yang kurang dari skuad Boston Celtics. Bergabung dengan Paul Pierce dan Ray Allen, Boston Celtics ditangan Doc Rivers mampu menjuarai NBA musim 2007-2008 setelah di final mengahancurkan skuad Los Angeles Lakers dan gelar juara musim ini menyudahi 22 tahun puasa gelar. Piala musim 2007-2008 sekaligus membuat Boston Celtics menjadi tim tersukses di NBA bersama Los Angeles Lakers dengan 17 gelar juara.

5. LA Lakers (2009-2010)

Bryant-Odom-Gasol sedang duduk di bangku cadangan (© Jeff Gross)

Musim 2009-2010 bisa dikatakan merupakan salah satu musim terbaik Los Angeles Lakers. Salah satu momen terindah adalah balas dendam kekalahan di final NBA musim 2007-2008 dari Boston Celtics dan trio Allen-Pierce-Garnett dan juga gelar terakhir Kobe Bryant di NBA. Skuad yang ditopang oleh trio Bryant-Gasol-Odom ini mampu membawa Lakers bertengger di posisi pertama klasemen akhir wilayah barat dengan catatan 57 kemenangan dari 82 pertandingan.


Baca juga: Kartu Langka Bergambar Kobe Bryant Terjual Dengan Harga Rp25 miliar

6. Miami Heat (2012-2013)

James-Wade-Bosh sedang memakai cincin juara NBA (© C.W. Griffin)

Tahun 2010 NBA dikejutkan dengan kepindahan Lebron James ke Miami Heat dari Cleveland Cavaliers. Dipimpin oleh Erik Spoelstra dengan trio James-Wade-Bosh, skuad ini mampu menjuarai NBA secara berturut-turut dengan mengalahkan San Antonio Spurs dengan trio yang tak kalah garang Parker-Ginobili-Duncan. Trofi musim itu jadi gelar terakhir yang diraih Miami Heat hingga kini.

7. Golden State Warriors (2016-2019)

Curry-Durant-Thompson sedang menunggu giliran bermain (© Getty Images)

Tahun 2016 adalah tahun ketika dunia menyaksikan Kevin Durant berseragam Golden State Warriors untuk melengkapi trio Curry-Thompson-Durant. Bergabungnya Durant merupakan salah satu langkah untuk meredam rival mereka di final Cleveland Cavaliers, datangnya Durant membuat permainan Golden State Warriors yang berfokus pada tembakan menjadi lebih bervariasi dengan tambahan Durant yang memiliki ukuran tubuh tinggi besar.

Dengan trio Curry-Thompson-Durant, Golden State Warriors mampu menjadi juara NBA back-to-back pada musim 2016-2017 dan 2017-2018 mengalahkan Cleveland Cavaliers dengan Lebron James. Sayangnya, Warriors gagal meraih three-peat atau memenangkan gelar kejuaraan selama tiga kali berturut-turut setelah kandas di tangan Toronto Raptors di final NBA musim 2018-2019. (WAD/SON)

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Lost Password