28 Orang Diduga Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Rusia

© Metro

RUSIA INSPIRA,- Sebuah pesawat yang membawa 28 orang dan sebelumnya dikabarkan hilang, jatuh ke perairan di Semenanjung Kamchatka, Rusia timur, saat akan mendarat, Selasa (6/7).

Menurut pejabat setempat, puing-puing dari An-26 ditemukan di sisi tebing pantai dan di laut dekat bandara di kota Palana.

“Pesawat itu sedang mendekati pendaratan dalam kabut dan awan ketika melewatkan komunikasi yang dijadwalkan dan menghilang dari radar,” kata para pejabat dari wilayah Kamchatka.

“Pesawat praktis menabrak tebing laut, yang seharusnya tidak berada di lintasan pendaratannya,” kata Sergei Gorb, wakil direktur perusahaan yang memiliki pesawat, Kamchatka Aviation Enterprise.

Kantor berita Rusia Tass melaporkan pesawat itu beroperasi sejak 1982. Kepada kantor berita Interfax, Alexei Khabarov, direktur Kamchatka Aviation Enterprise, mengatakan, secara teknis, pesawat itu cukup baik sebelum lepas landas dari kota Petropavlovsk-Kamchatsky.

Menurut laporan media Rusia, tidak satu pun dari enam anggota awak atau 22 penumpang yang selamat. Namun, belum ada mayat yang ditemukan, dan tidak ada konfirmasi resmi dari laporan tersebut.

Badan penerbangan negara Rusia, Rosaviatsiya, menyatakan bahwa bagian-bagian pesawat ditemukan sekitar 5 kilometer dari landasan pacu bandara. Armada Pasifik Rusia menyatakan bagian dari badan pesawat ditemukan di sisi gunung, dan bagian lainnya mengambang di Laut Okhotsk.

“Misi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung di daerah pegunungan, tetapi pekerjaan itu dihentikan setelah malam tiba,” kata Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov.

“Lokasi kejadian sendiri sulit diakses, helikopter juga tidak bisa mendarat di sana. Karena kondisi cuaca buruk, gelombang tinggi, operasi penyelamatan harus dihentikan sementara. Upaya ini akan dilanjutkan besok pagi,” kata Solodov dalam video yang diposting di situs pemerintah daerah.

Pihak berwenang berencana untuk mengerahkan penyelam dan penyelamat profesional yang terlatih untuk bekerja di daerah pegunungan.

Solodov menambahkan bahwa sekelompok pejabat pemerintah termasuk Menteri Transportasi Vitaly Savelyev akan menuju ke Palana pada Rabu (7/7). (SON)

0 Comments

    Leave a Comment

    Welcome! Login in to your account

    Remember meLost your password?

    Lost Password